Kajian Pemeliharaan Tanaman Lanskap di Taman Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta
Tsaniah Nabil Abdul Latif, Siti Nurul Rofiqo Irwan, S.P., M.Agr., Ph.D.; Dody Kastono, S.P., M.P.
2026 | Skripsi | AGRONOMI
Pemeliharaan sangat
penting karena mempengaruhi fungsi optimal tanaman sebagai elemen penyusun
lanskap pada taman-taman pendukung Taman di Museum Benteng Vredeburg (TMBV),
sehingga perlu dilakukan Kajian Pemeliharaan Tanaman Lanskap di Taman Museum
Benteng Vredeburg Yogyakarta untuk mengetahui apakah pemeliharaan telah
dilakukan dengan tepat atau masih perlu peningkatan. Penelitian ini bertujuan
untuk (1) mengetahui kondisi tanaman lanskap berdasarkan pemeliharannya di
TMBV, serta (2) menilai pemeliharaan tanaman lanskap di TMBV. Penelitian
dilakukan di Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta pada Mei-Agustus 2025
menggunakan metode survey (observasi dan wawancara), menggunakan area
pengamatan berupa kuadrat 20 m x 20 m, serta menggunakan instrumen berupa empat
tabel penilaian. Variabel pengamatan meliputi jenis vegetasi penyusun lanskap,
kondisi tanaman, serta pemeliharaan tanaman lanskap. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa kondisi tanaman lanskap, meliputi pohon, semak/perdu/epifit
(SPE), serta rumput dan tanaman penutup tanah (RTPT) didominasi dengan jenis
tanaman berkategori sangat baik yaitu sebanyak ? 84,6 %, antara 71,1-84,4 %,
serta ? 62,5 % kecuali pada aspek penyulaman RTPT (50 %). Hasil penilaian
pemeliharaan tanaman lanskap menunjukkan 57,1 % aspek pemeliharaan telah
berkategori sangat baik, sementara sisanya (42,9 %) berkategori baik.
Pemeliharaan yang telah dilakukan dengan baik dapat dilanjutkan, sementara yang
kurang optimal dapat ditingkatkan melalui pemeliharaan tanaman berkondisi
kurang terpelihara maupun redesign area kurang prioritas.
Plant maintenance is
critical in landscape management because it affects the optimal function of
plants, a softscape element in the tourism-supporting park, in Fort Vredeburg
Museum Landscape (FVML). Thus, an Assesment of Landscape Plant Maintenance at the
Fort Vredeburg Museum Landscape became crucial to verify whether landscape
plant maintenance has been carried out appropriately or is there still any
improvement needed. This research investigates the condition of landscape
plants based on its maintenance, and evaluates the landscape plant maintenance
practice in FVML. This study was conducted on May-August 2025 at Yogyakarta
Fort Vredeburg Museum using survey methods that include observation and
interview, sampling area determination using quadratic method (20 m x 20 m),
and assessment tables as research instruments for evaluating. Observed
variables consist of vegetation types identification, plant conditions
assesment, and plant maintenance practice evaluation. This research shows that
trees, shrubs/bush/epiphytes (SBE), as well as grass and ground cover plants
(GGCP) conditions is dominated by species that classified in a very good
category, namely ? 84.6 %, between 71.1-84.4 %, and ? 62.5 % except for the
GGCP replanting aspect (50 %). Assesment of landscape plant maintenance
resulted in 57,1 % aspects categorized as very good, meanwhile the rest 42,9 %
included in the good category. Maintenance that has been performed well can be
continued, while the less optimal one can be improved through improving maintenance
on poor condition plants or redesigning less priority areas.
Kata Kunci : kajian, lanskap wisata perkotaan, pemeliharaan tanaman, tanaman lanskap / assessment, landscape plant, plant maintenance, urban tourism landscape