Laporkan Masalah

Dinamika Ekpsloitasi Anak Jalanan Terhadap Kesejahteraan Anak di Daerah Istimewa Yogyakarta

Nurul Afifah, Nurhadi, S.Sos., M.Si., Ph.D.

2026 | Skripsi | ILMU SOSIATRI

Keberadaan anak jalanan yang terlibat dalam aktivitas ekonomi di sektor informal masih menjadi permasalahan sosial yang penting di Daerah Istimewa Yogyakarta. Keterlibatan anak dalam bekerja seringkali dinormalisasi sebagai bentuk membantu keluarga, sehingga batas antara kontribusi dan eksploitasi menjadi kabur dan menempatkan anak pada posisi rentan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika eksploitasi anak jalanan serta implikasinya terhadap kesejahteraan anak di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap anak jalanan yang terlibat dalam aktivitas ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika eksploitasi berkaitan erat dengan keterbatasan ekonomi keluarga serta relasi kuasa dalam rumah tangga, di mana aktivitas kerja anak seringkali diarahkan dan dikendalikan oleh orang dewasa. Eksploitasi tidak selalu muncul dalam bentuk yang bersifat memaksa, tetapi seringkali terintegrasi dalam praktik kehidupan sehari-hari dan dipahami sebagai bentuk tanggung jawab keluarga. Dampaknya terlihat pada keterbatasan anak dalam mengontrol hasil kerja, kerentanan kondisi fisik akibat kelelahan dan paparan risiko, hambatan dalam keberlanjutan pendidikan, serta munculnya tekanan emosional dan sosial dalam kehidupan anak. Dengan demikian, eksploitasi anak jalanan merupakan fenomena yang kompleks dan multidimensional yang berdampak luas terhadap kehidupan anak. Fenomena ini tidak hanya berkaitan dengan aspek ekonomi, tetapi juga mempengaruhi kondisi fisik, pendidikan, serta kesejahteraan emosional dan sosial anak. Oleh karena itu, diperlukan intervensi yang komprehensif dan berkelanjutan untuk melindungi hak-hak anak serta mendukung perkembangan mereka secara optimal.

The presence of street children engaged in economic activities in the informal sector remains a significant social issue in the Special Region of Yogyakarta. Children’s involvement in work is often normalized as a way of helping their families, blurring the boundary between contribution and exploitation and placing children in vulnerable positions. This study aims to analyze the dynamics of street children exploitation and its implications for children’s well-being in the Special Region of Yogyakarta. This study employs a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation involving street children engaged in economic activities. The findings indicate that the dynamics of exploitation are closely related to family economic constraints and power relations within the household, where children’s work is often directed and controlled by adults. Exploitation does not always occur in coercive forms, but is frequently embedded in everyday practices and understood as part of family responsibility. The impacts are reflected in children’s limited control over their earnings, vulnerability in physical conditions due to fatigue and exposure to risks, disruptions in educational continuity, and the emergence of emotional and social pressures in their lives. Thus, the exploitation of street children is a complex and multidimensional phenomenon with broad impacts on children’s lives. It extends beyond economic aspects and affects children’s physical condition, education, and emotional as well as social well-being. Therefore, comprehensive and sustainable interventions are needed to protect children’s rights and support their optimal development.

Kata Kunci : Eksploitasi Anak, Anak Jalanan, Kesejahteraan Anak, Sektor Informal, Dinamika Sosial

  1. S1-2026-494895-abstract.pdf  
  2. S1-2026-494895-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-494895-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-494895-title.pdf