Pengaruh Fermented Mother Liquor dalam Konsentrat Sapi dengan Dua Jenis Pakan Basal terhadap Parameter Fermentasi Rumen In Vitro
Farendika Fauza Titian, Dr. Ir. Asih Kurniawati, S.Pt., M.Si., IPM.
2026 | Skripsi | ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penggunaan FML sebagai substitusi sumber protein dalam konsentrat sapi terhadap parameter fermentasi rumen in vitro dengan pakan basal rumput gajah dan jerami padi. Metode yang digunakan in vitro produksi gas (Menke dan Steingass, 1988) dengan masa inkubasi 48 jam. Penelitian ini dilakukan dengan rancangan acak lengkap pola faktorial (2x2), dengan perlakuan jenis konsentrat (dengan FML dan tanpa FML) dan pakan basal (rumput gajah dan jerami padi) dengan proporsi hijauan dan konsentrat sebesar 60:40. Parameter yang diamati meliputi nilai pH, kadar amonia, kadar protein mikroba, jumlah protozoa, total VFA, dan produksi gas metana. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis variansi rancangan acak lengkap pola faktorial (2x2) lalu dilanjutkan uji melalui Estimated Marginal Means (EMMs) dengan perbandingan berpasangan (pairwise comparisons) apabila terdapat interaksi yang signifikan. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan FML memberikan pengaruh signifikan terhadap kadar amonia dan kadar protein mikroba (P<0>0,05). Pakan basal yang berbeda tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap semua parameter fermentasi rumen (P>0,05). Interaksi antara penggunaan FML dengan jerami padi memberikan kadar amonia yang lebih tinggi dibandingkan dengan FML dengan rumput gajah (P<0>in vitro.
This study aimed to evaluate the effect of using FML as a protein substitute in beef concentrate on in vitro rumen fermentation parameters with elephant grass and rice straw as basal feed. The method used was in vitro gas production (Menke and Steingass, 1988) with an incubation period of 48 hours. This study was conducted using a completely randomized factorial design (2x2), with treatments of concentrate type (with FML and without FML) and basal feed (elephant grass and rice straw) with a forage and concentrate ratio of 60:40. The parameters observed included pH value, ammonia content, microbial protein content, protozoa count, total VFA, and methane gas production. The data obtained were analyzed using complete randomized factorial design (2x2) analysis of variance, followed by Estimated Marginal Means (EMMs) testing with pairwise comparisons if there was a significant interaction. The results showed that the use of FML had a significant effect on ammonia content and microbial protein content (P<0>0.05). Different basal feeds did not have a significant effect on all rumen fermentation parameters (P>0.05). The interaction between the use of FML and rice straw resulted in higher ammonia levels compared to FML with elephant grass (P<0>in vitro.
Kata Kunci : FML, konsentrat sapi, parameter fermentasi, pakan basal, substitusi, sumber protein