Laporkan Masalah

Penerapan analisis Pareto dalam manajemen persediaan di suatu perusahaan farmasi industri sekunder :: Studi kasus pada salahsatu industri farmasi yang berlokasi di Kota Bogor

WIDIYANTI, Teja, Drs. Agus Achyari, MBA

2005 | Tesis | S2 Ilmu Farmasi (Magister Manajemen Farmasi)

Penelitian ini merupakan studi mengenai penggunaan analisis Pareto yang dimaksudkan untuk memperbaiki perlakuan dalam hal pengadaan beberapa jenis persediaan disuatu perusahaan yang mana pada saat penelitian ini dilakukan pihak manajemen perusahaan tempat penelitian ini dilakukan sedang menghadapi suatu permasalahan yang berkaitan dengan keterbatasan kapasitas gudang guna penyimpanan persediaan, yang mana pada saat gudang tersebut dibangun, volume produksinya belum sebesar saat ini. Sejalan dengan berkembangnya perusahaan, sejak awal sampai saat ini terjadi pertumbuhan hingga 5 kali lipat dalam hal permintaan pasar akan produk jadi yang dihasilkannya serta kapasitas produksinya sehingga secara otomatis juga terjadi peningkatan dalam hal jumlah persediaan yang harus disediakan. Berhubung untuk melakukan perluasan gudang diperlukan investasi yang cukup besar, maka pihak manajemen perusahaan berusaha mencari cara yang relatif lebih mudah dan murah namun cukup efektif guna mendukung tercapainya pemanfataan gudang yang optimal dan tercapainya perbaikan kinerja dalam manajemen persediaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji potensi efisiensi yang dapat dicapai oleh perusahaan dengan penerapan analisis Pareto dalam manajemen persediaannya. Metode Penelitian yang digunakan pada penelitian kali ini dilakukan dengan mengikuti rancangan observational non-experimental menggunakan data sekunder dari bagian PPIC tempat penelitian dilakukan. Data dianalisis secara deskriptif dan studi pustaka. Hasil penelitian kali ini menunjukkan bahwa : 1) Dengan menerapkan analisis Pareto, pihak manajemen pada perusahaan tempat penelitian dilakukan dapat lebih spesifik dalam hal perlakukannya terhadap beberapa jenis – jenis persediaannya terutama dilihat dari sisi: - Nilai persediaan (Inventory value) , dan ; - Penggunaan pallet yang digunakan untuk menyimpan persediaan tersebut. yang mana jika kedua hal tersebut dapat dikontrol secara baik, maka akan sangat mendukung efisiensi dalam hal penggunaan biaya operasional perusahaan yang pada akhirnya akan meningkatkan daya saing perusahaan; 2) Penerapan analisis Pareto dalam pengelolaan persediaan perlu didukung oleh berbagai kebijakan-kebijakan dalam rangka mengontrol secara ketat persediaan kategori klas A, terutama dalam hal pengadaan / pengelolaanya, seperti misalnya dengan cara mengadakan kerjasama yang baik dengan supplier dari jenis persediaan klas A tersebut ( Supplier partnership ) dengan maksud agar pengadaan jenis persediaan tersebut dapat lebih flexible terutama dalam hal penentuan MOQ (Minimum Order Quantity)-nya dan agar lebih terjamin dalam hal kepastian supply-nya (reliable supply).

This research is a case study conducted in a secondary pharmaceutical manufacturing company. When this research was being conducted, the management of the company had some problems regarding the space of the warehouse to store its inventory. Considering the large amount of value should be invested in order to expand the warehouse space, hence the management were pursuing some way which is easy and more practical but quite effective in optimizing the use of space in the warehouse. The aim of this research is to discover any potential in efficiencies that could be reached by the company and some other benefits which would be the betterment in the inventory management performance could be gained by the company by implementing Pareto analysis in managing its inventory. The research was done by an observational non experimental design using the secondary data derived from PPIC division of the company where this research was being conducted. The result showed that : 1. Implementation of Pareto analysis in managing the inventory could support the management of the company in order to be more focused on managing certain items of its inventory in order to be treated more specifically particularly in its mode of procurement, considering the following two aspects of each inventory item which are: - The inventory value; - The average of pallets usage as by well controlling of those two aspects, it would support the company in using its operational expenses in more efficient way, which as a result, it would support the company competitiveness as well. 2. Implementation of Pareto analysis in managing the inventory would require some policies in order for class A inventory items to be tightly controlled and be more well managed particularly in its mode of procurement such as conducting a better partnership mostly with the supplier of class A inventory items (Supplier Partnership) in order for those class A items to have a more flexible Minimum Order Quantity (MOQ) and a more reliable supply.

Kata Kunci : Manajemen Persediaan,Industri Farmasi, Pareto analysis, Inventory management.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.