Disfungsi Keluarga dalam Novel Zauju Imra`ati ar-Rasasi wa Ibnatuhu al-Jamilah Karya ‘Abd al-‘Aziz Barakah Sakin: Analisis Sosiologi Sastra
Anisah A'bidah, Arief Budiman, S.S., M.A.
2026 | Skripsi | SASTRA ARAB
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis disfungsi keluarga dalam novel Zauju Imra`ati ar-Rasasi wa Ibnatuhu al-Jamilah karya ‘Abd al-‘Aziz Barakah Sakin melalui pendekatan sosiologi sastra dengan merujuk pada teori fungsionalisme struktural Talcott Parsons. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitik. Data dikumpulkan melalui teknik membaca dan mencatat data dari novel sebagai sumber utama yang didukung oleh referensi teoretis yang relevan. Proses penelitian meliputi tiga tahap, yaitu pengumpulan data, analisis data, dan penyajian hasil analisis. Selain itu, penelitian ini menggunakan teknik homolog untuk menghubungkan fakta dalam karya sastra dengan realitas sosial masyarakat Sudan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa disfungsi keluarga dalam novel
tersebut muncul dalam empat aspek utama. Pertama, disfungsi sosialisasi terjadi
ketika orang tua gagal menanamkan nilai, norma, dan batasan moral secara jelas
kepada anak sehingga memicu kebingungan identitas dan penyimpangan perilaku.
Kedua, disfungsi afektif terjadi akibat tidak adanya hubungan emosional antara
orang tua dan anak yang menyebabkan anak mengalami ketidakstabilan psikologis.
Ketiga, disfungsi integratif terjadi ketika keluarga tidak mampu menjaga
kesatuan, solidaritas, dan keharmonisan akibat konflik internal, seperti
perceraian dan perbedaan pendapat, maupun konflik eksternal. Keempat, disfungsi
struktural terjadi ketika peran ayah dan ibu tidak berjalan sebagaimana
mestinya sehingga anak kehilangan figur otoritas dan arah nilai. Melalui perspektif sosiologi sastra, penelitian ini menunjukkan bahwa
disfungsi keluarga dalam novel tidak hanya disebabkan oleh konflik personal,
tetapi juga dipengaruhi oleh tekanan sosial-politik di Sudan, seperti perang
dan ketidakstabilan sosial.
This study aims to analyze family dysfunction
in the novel Zauju Imra`ati ar-Rasasi wa Ibnatuhu al-Jamilah by ‘Abd
al-‘Aziz Barakah Sakin through a sociology of literature approach, referring to
Talcott Parsons’ structural functionalism theory. This research employs a qualitative
method with a descriptive-analytical approach. Data were collected through
reading and note-taking techniques from the novel as the primary source,
supported by relevant theoretical references. The research process consists of
three stages: data collection, data analysis, and presentation of results. In
addition, this study applies a homologous technique to relate facts in the
literary work to the social reality of Sudanese society.
The research findings show that family
dysfunction in the novel appears in four main aspects. First, socialization
dysfunction occurs when parents fail to instill values, norms, and moral
boundaries clearly in their children, thereby triggering identity confusion and
behavioral deviation. Second, affective dysfunction arises from the absence of
an emotional relationship between parents and children, causing the children to
experience psychological instability. Third, integrative dysfunction occurs
when the family is unable to maintain unity, solidarity, and harmony due to
internal conflicts, such as divorce and differences of opinion, as well as
external conflicts. Fourth, structural dysfunction occurs when the roles of the
father and mother do not function as they should, resulting in the child losing
figures of authority and direction in values. Through the perspective of the
sociology of literature, this study shows that family dysfunction in the novel
is not only caused by personal conflicts but is also influenced by
socio-political pressures in Sudan, such as war and social instability.
Kata Kunci : disfungsi keluarga, konflik personal, konflik sosial Sudan, sosiologi sastra, ‘Abd al-‘Aziz Barakah Sakin.