Laporkan Masalah

The Role Of Celebrity Worship On Body Dissatisfaction Mediated By Social Comparison Among Emerging Adult K-Pop Fans In Indonesia

Kania Syaharani, Dr. Tri Hayuning Tyas, S.Psi., M.A., Psikolog.

2026 | Skripsi | PSIKOLOGI

Paparan terhadap standar kecantikan yang tidak realistis yang digambarkan oleh idola K-pop seringkali mendorong kaum muda untuk melakukan perbandingan sosial, yang dapat menyebabkan ketidakpuasan terhadap tubuh. Studi ini bertujuan untuk meneliti pengaruh celebrity worship terhadap ketidakpuasan terhadap tubuh di kalangan penggemar K-pop dewasa muda di Indonesia yang dimediasi oleh perbandingan sosial. Studi ini merupakan desain kuantitatif non-eksperimental dengan pendekatan cross-sectional, yang menggunakan purposive sampling dengan rekrutmen snowball yang melibatkan 133 partisipan dewasa muda berusia 18–25 tahun yang aktif mengidentifikasi diri sebagai penggemar K-Pop di Indonesia. Data dikumpulkan melalui kuesioner online yang didistribusikan melalui platform media sosial. Instrumen yang digunakan meliputi Celebrity Attitude Scale (CAS), The Iowa-Netherlands Comparison Orientation Measure (INCOM), dan Body Shape Questionnaire-34 (BSQ-34). Data dianalisis menggunakan analisis regresi mediasi dan One-Way ANOVA tambahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan sosial sepenuhnya memediasi hubungan antara pemujaan selebriti dan ketidakpuasan terhadap tubuh. Analisis tambahan mengungkapkan perbedaan tingkat perbandingan sosial dan pemujaan selebriti berdasarkan preferensi gender idola dan frekuensi konsumsi konten K-pop. Hasil ini menunjukkan bahwa perbandingan sosial berfungsi sebagai mekanisme psikologis kunci yang menjelaskan bagaimana kekaguman terhadap selebriti dapat berkontribusi pada ketidakpuasan terhadap tubuh. Studi ini menyoroti pentingnya memahami paparan media dan intensitas keterlibatan penggemar dalam kaitannya dengan kesejahteraan psikologis penggemar dewasa muda.

Exposure to unrealistic beauty standards portrayed by K-pop idols often encourages emerging adults to engage in social comparison, which can lead to body dissatisfaction. This study aims to examine the effect of celebrity worship on body dissatisfaction among emerging adult K-pop fans in Indonesia mediated by social comparison. This study is a non-experimental quantitative design with a cross-sectional approach, which uses purposive sampling with snowball recruitment involving 133 emerging adult participants aged 18–25 years who actively identify as K-Pop fans in Indonesia. Data was collected through an online questionnaire distributed via social media platforms. The instruments used included the Celebrity Attitude Scale (CAS), The Iowa-Netherlands Comparison Orientation Measure (INCOM), and Body Shape Questionnaire-34 (BSQ-34). Data were analyzed using mediation regression analysis and additional One-Way ANOVA tests. The findings indicate that social comparison was found to fully mediate the relationship between celebrity worship and body dissatisfaction. Additional analyses revealed differences in levels of social comparison and celebrity worship based on idol gender preference and frequency of K-pop content consumption. These results suggest that social comparison serves as a key psychological mechanism explaining how admiration toward celebrities may contribute to body dissatisfaction. The study highlights the importance of understanding media exposure and fandom engagement intensity in relation to the psychological well-being of emerging adult fans.

Kata Kunci : Celebrity Worship, Social Comparison, Body Dissatisfaction, K-pop, Indonesian Emerging Adults

  1. S1-2026-496146-abstract.pdf  
  2. S1-2026-496146-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-496146-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-496146-title.pdf