Laporkan Masalah

Perbandingan Tingkat Kekebalan Stres Dan Derajat Stres Mahasiswa Fakultas Kedokteran Dengan Mahasiswa Fakultas Ekonomi Di Universitas Gadjah Mada

Andy Aprianto, Dr. dr. H. Soewadi, MPH., Sp.Kj, Dr. Med. dr. Indwiani Astuti

1998 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Mahasiswa dalam interaksinya dengan lingkungan kampus selalu mengalami stressor-stressor dari lingkungannya baik yang bersifat akademik maupun non akademik. Apabila seorang mahasiswa tidak mampu menyesuaikan diri atau beradaptasi dengan stressor-stressor tersebut dapat menimbulkan ketegangan atau stres yang dapat mengganggu proses belajarnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan perbandingan Tingkat kekebalan terhadap stres dan derajat stres antara mahasiswa Fakultas Kedokteran dengan mahasiswa Fakultas Ekonomi di Universitas Gadjah Mada yang belum menyelesaikan Program Pendidikan Sarjana. Penpelitian ini menggunakan kuisioner dan bersifat cross-sectional observasional. Pada penelitian ini diambil 100 sampel, 50 mahasiswa dari tiap-tiap fakultas dengan proporsi jenis kelamin yang sama vyaitu, 25 laki-laki dan 25 perempuan. Pengukuran menggunakan kriteria Miller dan Smith 75% kebal terhadap stres dan 25% kurang kebal terhadap stres. Hasil uji statistik menggunakan uji t dengan dua kelompok sampel independen didapatkan perbedaan mean -3,9 dan nilai probabilitasnya 0,218 yang berarti terdapat perbedaan yang tidak signifikan secara statistik tingkat kekebalan terhadap stres antara mahasiswa Fakultas Kedokteran dengan mahasiswa Fakultas Ekonomi. Pengukuran menggunakan skala Holmes didapatkan 9% termasuk mengalami stres dan 91% termasuk tidak stres. Setelah dilakukan uji t dengan dua kelompok sampel independen didapatkan hasil perbedaan mean -3,3 dan nilat probabilitasnya 0,078 yang berarti terdapat perbedaan yang tidak signifikan secara statistik derajat stres antara mahasiswa Fakultas Kedokteran dengan mahasiswa Fakultas Ekonomi. Setelah dilakukan uji korelasi dari Pearson antara tingkat kekebalan terhadap stres dengan derajat stres psikososial didapatkan hasil koefisien korelasi -0,1349 dan nilai probabilitasnya 0,181 yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan secara statistik.

Kata Kunci : Stres

  1. S1-FKU-1998-AndyAprianto-Abstract.pdf  
  2. S1-FKU-1998-AndyAprianto-Bibliography.pdf  
  3. S1-FKU-1998-AndyAprianto-Tableofcontent.pdf  
  4. S1-FKU-1998-AndyAprianto-title.pdf