Kekhususan Sengketa Olahraga dan Implikasi Pembatalan Putusan Arbitrase Olahraga oleh Pengadilan Negeri
Dimas Bintang Samudra Wicaksono, Hasrul Halili, S.H., M.A.
2026 | Skripsi | ILMU HUKUMPenulisan hukum ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kekhususan sengketa olahraga dalam sistem hukum nasional. Tujuan selanjutnya yaitu mengkaji dan menganalisis implikasi dari pembatalan putusan Badan Arbitrase Keolahragaan Indonesia oleh pengadilan negeri terhadap kepastian hukum para pihak yang bersengketa. Penelitian ini merupakan penelitian normatif yuridis yang bersifat deskriptif. Alat dan cara pengumpulan data dilakukan melalui metode studi kepustakaan atau penelusuran dokumen. Alat pengumpulan data menggunakan bahan pustaka untuk memperoleh data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Seluruh data yang diperoleh kemudian dianalisis secara kualitatif dengan mengaitkannya pada peraturan perundang- undangan, putusan pengadilan, serta bahan literatur yang relevan. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan dua temuan utama. Temuan pertama menjabarkan bahwa sengketa olahraga memiliki kekhususan berupa kebutuhan penyelesaian yang sangat cepat serta keterikatan mutlak pada aturan teknis permainan lex sportiva. Kekhususan ini secara prinsipiil mewajibkan adanya kemandirian penuh bagi lembaga arbitrase olahraga agar terbebas dari campur tangan pengadilan negeri. Temuan kedua menguraikan bahwa celah hukum yang memungkinkan pengadilan negeri membatalkan putusan arbitrase olahraga membawa implikasi buruk berupa hilangnya kepastian hukum. Proses litigasi di pengadilan umum yang panjang berpotensi membuat putusan baru mengikat setelah masa kompetisi berakhir sehingga dapat merugikan masa depan karier atlet dan klub sepak bola. Campur tangan peradilan negara tersebut berisiko pula menurunkan kepercayaan penanam modal dan memicu jatuhnya sanksi pembekuan dari komunitas olahraga internasional.
This legal writing aims to identify and analyze the specific characteristics of sports disputes within the national legal system. The subsequent objective is to examine and analyze the implications of the annulment of decisions issued by the Indonesian Sports Arbitration Board by district courts on the legal certainty of the disputing parties. This research is a normative juridical study with a descriptive nature. The data collection tools and methods were carried out through literature study or document review. The data collection utilized library materials to obtain secondary data consisting of primary legal materials, secondary legal materials, and tertiary legal materials. All data obtained were then analyzed qualitatively by relating them to laws and regulations, court decisions, and relevant literature. The results of the research and discussion reveal two main findings. The first finding explains that sports disputes have specific speciality, namely the need for very rapid resolution and strict adherence to the technical rules of the game lex sportiva. These speciality features, in principle, require full independence for sports arbitration institutions so that they remain free from interference by district courts. The second finding describes that the legal loophole allowing district courts to annul sports arbitration decisions has negative implications, particularly the loss of legal certainty. The lengthy litigation process in general courts risks resulting in decisions that only become binding after the competition period has ended, potentially causing harm to athletes’ careers and football clubs. Such judicial interference also risks reducing investor confidence and may trigger sanctions, including suspension, from the international sports community.
Kata Kunci : Sengketa Olahraga, Badan Arbitrase Keolahragaan Indonesia, Pembatalan Putusan, Kepastian Hukum.