Analisis Etiologi Penderita Struma di RSUP Dr Sardjito Tahun 1993-1997
Ratih Pratiwi , Dr. P. Wiyono, PhD.; SpPD.; dr. Santosa Budiharjo
1999 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTERDi Indonesia masih banyak dijumpai kasus struma. Prevalensi struma di Indonesia sebesar 10% dari jumlah penduduk. RSUP dr. Sardjito merupakan rumah sakit rujukan untuk daerah DIY dan Jawa Tengah bagian selatan yang merupakan daerah endemik struma. Struma tidak hanya menimbulkan gangguan kosmetik dan desakan mekanis terhadap alat- alat di sekitarnya, tapi yang terpenting adalah kemungkinan terjadinya keganasan. Kiranya perlu untuk dilakukan identifikasi etiologi struma secara definitif dengan aspirasi jarum halus (AJH). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui etiologi struma serta distribusi struma berdasarkan jenis kelamin, umur, tempat tinggal, bentuk dan fungsi struma. Penelitian dilakukan secara retrospektif dengan subjek penelitian semua penderita struma baru yang dirawat di Unit Penyakit Dalam RSUP dr. Sardjito selama kurun waktu 5 tahun terhitung 1 Januari 1993 sampai 31 Desember 1997. Data diambil dari rekam medik RSUP dr. Sardjito. Selama 5 tahun didapatkan 98 kasus dan yang dilakukan AJH sebanyak 14 kasus. Selanjutnya hasil penelitian ini dianalisis dengan uji chi- square. koloides Dari hasil analisis didapatkan etiologi struma yang terbanyak adalah kelompok struma dan adenomatosa. Keganasan jarang ditemukan pada struma multinoduler. Pada penelitian ini terdapat hubungan yang bermakna antara jenis kelainan struma secara PA dengan bentuk struma, dan antara bentuk struma dengan umur penderita.
Kata Kunci : Struma, kelenjar tiroid , Yodium