Laporkan Masalah

Analisis Implementasi Program Sekolah Adiwiyata sebagai Manifestasi Pendidikan Perubahan Iklim di Indonesia melalui Kerangka Whole School Approach (WSA) : Studi Kasus SDN Bhayangkara Kota Yogyakarta

Utari Annisa Daniswari, Novi Paramita Dewi, S.I.P., M.D.P., PhD

2026 | Skripsi | ILMU ADMINISTRASI NEGARA (MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK)

Pendidikan dipandang sebagai ruang strategis dalam upaya penanganan permasalahan perubahan iklim, khususnya bagi anak-anak. Melalui pendidikan, siswa diharapkan tidak hanya memahami perubahan iklim secara konseptual, tetapi juga mampu mengidentifikasi bentuk aksi mitigasi dan adaptasi yang relevan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Sekolah Adiwiyata sebagai manifestasi pendidikan perubahan iklim di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. SDN Bhayangkara dipilih sebagai unit analisis dalam penelitian ini. Analisis penelitian dikonstruksikan menggunakan kerangka whole school approach (WSA) yang mencakup dimensi visi, etos, kepemimpinan dan koordinasi, kurikulum, pedagogi, pengembangan profesional, keterlibatan komunitas, serta praktik institusional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Sekolah Adiwiyata di SDN Bhayangkara, jika ditinjau melalui kerangka WSA, belum berjalan secara optimal. Kondisi ini dipengaruhi oleh kombinasi faktor internal dan eksternal sekolah yang saling berkaitan. Selain itu, penelitian ini juga melengkapi temuan tersebut melalui angket  terbuka dan tertutup untuk menggali persepsi pemahaman siswa terhadap fenomena perubahan iklim. Adapun melalui angket  tersebut didapati bahwa terdapat pola kesalahan berpikir yang relatif seragam pada siswa. Sebagian besar siswa mendefinisikan perubahan iklim sebagai pergantian cuaca harian, seperti perubahan dari hujan ke kemarau atau peralihan musim. Lebih lanjut, sebagian besar siswa menyatakan tidak merasa takut maupun cemas terhadap perubahan iklim (33,3%). Hal tersebut mengindikasikan lemahnya keterikatan emosional siswa terhadap fenomena tersebut. Selain itu, pada dimensi aksi, didapati bahwa sebagian besar siswa masih mengalami kesulitan dalam menyebutkan aktivitas mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Temuan penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengembangan Program Sekolah Adiwiyata sebagai instrumen pendidikan perubahan iklim di Indonesia.

Education is widely regarded as a strategic space for addressing climate change challenges, particularly among children. Through education, students are expected not only to understand climate change conceptually but also to identify relevant mitigation and adaptation actions. This study aims to analyze the implementation of the Adiwiyata School Program as a manifestation of climate change education in Indonesia. This research employs a qualitative method with a case study approach. SDN Bhayangkara was selected as the unit of analysis. The analysis is constructed using the Whole School Approach (WSA) framework, which encompasses the dimensions of vision, ethos, leadership and coordination, curriculum, pedagogy, professional development, community engagement, and institutional practices. The findings reveal that the implementation of the Adiwiyata School Program at SDN Bhayangkara, when examined through the WSA framework, has not yet been optimal. This condition is influenced by a combination of interrelated internal and external factors within the school. In addition, the study complements these findings through both open-ended and close-ended questionnaires to explore students’ perceptions and understanding of climate change. The results indicate a relatively consistent pattern of misconceptions among students. Most students define climate change as daily weather variations, such as shifts from rainy to dry conditions or seasonal changes. Furthermore, a significant proportion of students reported not feeling fear or concern about climate change (33.3%), indicating weak emotional engagement with the issue.Moreover, in the action dimension, most students still experience difficulties in identifying concrete climate change mitigation and adaptation practices. The findings of this study provide practical implications for the development of the Adiwiyata School Program as an instrument for climate change education in Indonesia.

Kata Kunci : implementasi, pendidikan perubahan iklim, sekolah adiwiyata, whole school approach (WSA)

  1. S1-2026-498002-abstract.pdf  
  2. S1-2026-498002-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-498002-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-498002-title.pdf