Analisis Kebutuhan Pengembangan Buku Saku Gizi untuk Pekerja
Yessika Camelia Dora Ananda, Yayuk Hartriyanti, SKM, M.Kes; Mutiara Tirta Prabandari Lintang Kusuma, Ph.D
2026 | Skripsi | GIZI KESEHATAN
Latar
belakang: Pekerja
adalah individu yang bekerja dengan menerima imbalan, dengan beban kerja yang
perlu disesuaikan dengan kemampuan fisik dan mental agar tidak menyebabkan
kelelahan yang dapat memengaruhi status gizi. Status gizi dipengaruhi oleh
pengetahuan gizi yang berperan dalam membentuk sikap dan perilaku dalam
pemilihan makanan. Peningkatan pengetahuan dan status gizi pekerja dapat
dilakukan melalui edukasi kesehatan dengan memanfaatkan media seperti buku saku
yang disesuaikan dengan kebutuhan gizi pekerja.
Tujuan: Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan rancangan buku saku gizi untuk
pekerja di Universitas Gadjah Mada.
Metode: Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif dengan acuan model PRECEDE-PROCEED yang dipadukan dengan
model pengembangan 4D. Data dikumpulkan melalui studi dokumen, survei,
wawancara mendalam, dan wawancara grup. Sebanyak 17 informan dipilih
menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi informed
consent, pedoman regulasi, Google Form, serta panduan wawancara
mendalam dan wawancara grup. Analisis data dilakukan dengan metode analisis
tematik.
Hasil penelitian: Universitas Gadjah Mada
menunjukkan komitmen dalam menyusun kebijakan operasional yang berfokus pada
pemenuhan kebutuhan gizi pekerja. Kebijakan HPU yang dikembangkan terkait
dengan aspek kesehatan pekerja. Instansi juga menyediakan berbagai fasilitas,
program, dan layanan kesehatan, meskipun pemanfaatannya masih beragam. Oleh
karena itu, disusun rancangan buku saku yang sesuai dengan karakteristik dan
kebutuhan pekerja, serta telah mendapatkan masukan dari ahli materi.
Kesimpulan: Universitas Gadjah Mada
berkomitmen dalam penyusunan kebijakan kesehatan pekerja dan menunjukkan adanya
kebutuhan informasi kesehatan. Data dari survei, wawancara mendalam, dan wawancara
grup digunakan untuk menyusun rancangan buku saku yang telah disesuaikan dan
divalidasi oleh ahli. Buku saku gizi ini diharapkan menjadi alternatif media
edukasi kesehatan bagi pekerja.
Background: Workers are individuals who
perform work in exchange for compensation, with workloads that should be
adjusted to their physical and mental capacities to prevent fatigue that may
affect nutritional status. Nutritional status is influenced by nutrition
knowledge, which plays an important role in shaping attitudes and behaviors in
food selection. Improving workers’ knowledge and nutritional status can be
achieved through health education by utilizing media such as pocket books that
are tailored to workers’ nutritional needs.
Objective: This study aims to develop a
design of a nutrition pocket book for workers at Universitas Gadjah Mada.
Methods: This study used a
qualitative approach based on the PRECEDE-PROCEED model combined with the 4D
development model. Data were collected through document review, surveys,
in-depth interviews, and group interviews. A total of 17 informants were
selected using purposive sampling. The research instruments included informed
consent forms, regulatory guidelines, Google Forms, as well as guides for
in-depth and group interviews. Data were analyzed using thematic analysis.
Results: Universitas Gadjah Mada
demonstrates a commitment to developing operational policies focused on
fulfilling workers’ nutritional needs. The HPU policy developed is related to
workers’ health aspects. The institution also provides various facilities,
programs, and health services, although their utilization varies. Therefore, a
pocket book design was developed in accordance with workers’ characteristics
and needs, and has received input from subject matter experts.
Conclusion: Universitas Gadjah Mada is
committed to developing health policies for workers and indicates a need for
health-related information. Data obtained from surveys, in-depth interviews,
and group interviews were used to develop a pocket book design that has been
tailored to workers’ needs and validated by experts. This nutrition pocket book
is expected to serve as an alternative medium for health education for workers.
Kata Kunci : buku saku, kebutuhan gizi, pekerja/pocketbook, nutrition needs, workers