Peranan Lalatsebagai Vektor Mekanik Protozoa Usus Di Beberapa Pasar Di Yogyakarta
Grendi Faneri Yonarko, Dra. E. Sutarti, SU ; dr. Tridjoko Hadianto, M.Kes.
1998 | Skripsi | S1 KEDOKTERANInfeksi protozoa usus masih merupakan masalah kesehatan masyarakat yang penting di Indonesia maupun dunia. Penyakit protozoa usus penularannya dipengaruhi oleh adanya vektor yang berperan, sanitasi lingkungan yang buruk, adanya agen penyakit dan faktor manusia. Agar dapat memberantas infeksi protozoa usus kita harus mengetahui tentang vektor yang mendukung penularan penyakit protozoa usus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis lalat yang berpotensi sebagai vektor mekanik protozoa usus di beberapa pasar di Yogyakarta. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional study. Subyek adalah lalat di beberapa pasar di Yogyakarta yaitu Beringharjo, Kranggan, Demangan, Sentul dan Pathuk. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan April-Mei 1998. Dari 944 ekor lalat yang ditangkap dengan jaring diketemukan 4 genus lalat yaitu Chrysomyia sp (85 %), Musca sp (13 %), Fannia sp (1,2 % ) dan Sarcophaga sp (0,4 %). Lalat yang didapatkan berperan sebagai vektor mekanik protozoa usus adalah Chrysomyia sp dan protozoa usus yang dibawa adalah Entamoeba histolytica, Entamoeba coli dan Isospora belli. Spesies protozoa usus yang berpotensi disebarkan oleh lalat di pasar Beringharjo adalah Entamoeba histolytica, Entamoeba coli dan Isospora belli. Spesies protozoa yang berpotensi disebarkan oleh lalat di pasar Kranggan adalah Entamoeba histolytica dan Entamoeba coli. Spesies protozoa yang berpotensi disebarkan oleh lalat di pasar Demangan Adalah Entamoeba coli. Sirkulasi dan pembersihan sampah pasar yang lebih baik dan plesterisasi daerah yang becek mungkin dapat memperbaiki faktor resiko penularan protozoa usus.
-
Kata Kunci : Protozoa usus, lalat