Studi Pengetahuan Dan Perilaku Ibu Balita Dalam Pencegahan Penyakit Malaria Di Desa Sokoagung Kecamatan Bagelen, Purworejo
Rita Mustika, dr. Scesanto Tj., M.Comm.H, M. Sc., DTMH, Ph.D. ; dr. Mubasyir Hasanbasri
1994 | Skripsi | S1 KEDOKTERANSaat ini penyakit malaria masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Bahkan diperkirakan hingga tahun 2000 malaria akan tetap menjadi salah satu penyakit yang perlu mendapat perhatian utama di bidang kesehatan. Kasus-kasus berat banyak terjadi pada anak-anak, dengan kematian terbanyak di bawah usia dua tahun. Anak-anak Balita beresiko tinggi dalam penularan malaria. Untuk itu diperlukan perlindungan lebih, khususnya oleh ibu mereka. Pengetahuan tentang penyakit malaria dan perilaku Ibu balita berupa upaya pencegahannya mempunyai pengaruh terhadap resiko terkena malaria, yang pada akhirnya juga berpengaruh bagi status kesehatan anak balitanya. Melalui penelitian ini diharapkan dapat mendapat tambahan informasi tentang hubungan pengetahuan dengan perilaku serta hubungan riwayat sakit dengan pengetahuan dan perilaku Ibu balita. Informasi diharapkan dapat menjadi dasar untuk menyusun program penyuluhan khususnya untuk ibu balita. Penelitian ini berupa survai rumah tangga terhadap 86 ibu balita di desa Sokoagung, kecamatan Bagelen, Purworejo. Rancangan penelitian yang digunakan adalah cross sectional, yaitu setiap subyek hanya diobservasi sekali saja. Pada tiap subyek dilakukan wawancara dengan kuesioner mengenai pengetahuan tentang malaria, cara pencegahan dan pengamatan lingkungan sekitar rumah yang berkaitan dengan upaya pencegahan malaria. Pengetahuan ibu Balita tentang malaria ternyata cukup tinggi. Dengan perbedaan yang bermakna antara ibu balita dengan riwayat sakit malaria dan tidak. Ibu Balita dengan riwayat sakit malaria cenderung memiliki pengetahuan tentang malaria lebih dari ibu balita tanpa riwayat sakit. Tetapi pengetahuan tentang cara pencegahan lebih banyak pada ibu balita tanpa riwayat sakit sebelumnya. Perilaku pencegahan malaria yang paling banvak dilakukan adalah memakai baju lengan panjang saat tidur. Perbedaan bermakna secara statistik hanya ditemukan pada keadaan dinding rumah yang berlubang. Hal ini berarti faktor resiko yang teruji secara statistik pada penelitian ini hanyalah keadaan dinding rumah berlubang. Hubungan antara pengetahuan dan perilaku hanya dapat dibuktikan pada penggunaan kelambu saat tidur. Pada upaya pencegahan dengan membersihkan semak dan menghilangkan genangan air tidak ditemukan hubungan,
-
Kata Kunci : malaria, perilaku ibu