GAMBARAN PENGETAHUAN, KEYAKINAN, DAN PERILAKU MAHASISWA BIDANG KESEHATAN UNIVERSITAS GADJAH MADA TERHADAP PENYALAHGUNAAN OBAT (DRUG ABUSE) DAN KESALAHAN PENGGUNAAN OBAT (DRUG MISUSE)
Hania Zivana Salsabila, apt. Fathul Muin, M.Pharm.
2026 | Skripsi | FARMASI
Penyalahgunaan obat (drug abuse) dan kesalahan penggunaan obat (drug misuse) merupakan permasalahan kesehatan yang masih banyak terjadi, termasuk di kalangan mahasiswa bidang kesehatan sebagai calon tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran serta hubungan antara karakteristik sosiodemografi dengan tingkat pengetahuan, keyakinan, dan perilaku mahasiswa bidang kesehatan terkait drug abuse dan drug misuse.
Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian adalah 154 mahasiswa bidang kesehatan Universitas Gadjah Mada, yang dipilih menggunakan teknik convenience sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang terdiri dari karakteristik sosiodemografi, pengetahuan keyakinan, dan perilaku terkait drug abuse dan drug misuse, yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Data dianalisis secara deskriptif dan bivariat menggunakan uji Chi-Square, dengan tingkat signifikansi p<0>
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan tinggi yaitu sebanyak 95 responden (61,7%), tingkat keyakinan positif sebanyak 89 responden (57,8%), serta perilaku penggunaan obat rasional sebanyak 100 responden (64,9%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara usia dengan tingkat pengetahuan (p=0,006). Namun, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara karakteristik sosiodemografi lainnya dengan tingkat pengetahuan, keyakinan, maupun perilaku (p>0,05). Selain itu, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan keyakinan, tingkat keyakinan dengan perilaku, serta tingkat perilaku dengan pengetahuan (p>0,05).
Drug abuse and drug misuse remain significant health problems, including among healthcare students who are future healthcare professionals. This study aimed to analyze the distribution and the relationship between sociodemographic characteristics and the levels of knowledge, beliefs, and behaviors of healthcare students regarding drug abuse and drug misuse.
This study employed a quantitative descriptive design with a cross-sectional approach. The study subjects consisted of 154 healthcare students from Universitas Gadjah Mada, selected using a convenience sampling technique. Data were collected using a questionnaire covering sociodemographic characteristics, knowledge, beliefs, and behaviors related to drug abuse and drug misuse, which had undergone validity and reliability testing. Data were analyzed descriptively and bivariately using the Chi-Square test, with a significance level of p < 0>
The results showed that the majority of respondents had a high level of knowledge, with 95 respondents (61.7%), positive beliefs in 89 respondents (57.8%), and rational drug use behavior in 100 respondents (64.9%). Bivariate analysis revealed a significant relationship between age and level of knowledge (p = 0.006). However, no significant relationships were found between other sociodemographic characteristics and levels of knowledge, beliefs, or behaviors (p > 0.05). In addition, no significant relationships were found between knowledge and beliefs, beliefs and behaviors, or behaviors and knowledge (p > 0.05).
Kata Kunci : drug abuse, drug misuse, keyakinan, mahasiswa, pengetahuan, perilaku