Laporkan Masalah

PERANCANGAN ULANG GEAR BOX LOKOMOTIF PENARIK TEBU TIPE V 10 C

Arief Mardiyanto, Ir. Sunardjo, M.T

2007 | Skripsi | S1 TEKNIK MESIN

Dewasa ini pertambahan jurnlah penduduk Indonesia sangat pesat, sehingga selain memerlukan alat fansportasi yang memadai, diperlukan pula pernenuhan kebuhrhan hidup (sembilan kebutuhan pokok). Dalam hal ini salah sanrnya adalah gula, oleh karena itu perlu adanya penekanan harga gula agar dapat terbeli dan tefangkau oleh masyarakat pada umumnya. Dimana salah satu caranya adalah dengan menekan biaya produksi dari pembuatan gula tersebut, yaitu dengan menggunakan alat transportasi yang dapat lebih efisien. Oleh karenanya diperlukan adanya perbaikan dan produksi pada alat transportasi pengangkuta4 khususnya dalam hal ini pengangkutan tebu untuk produksi gula. Salah satunya adalah lori dimana digerakkan menggunakan lokomotif Pada perancangan kali ini akan direncanakan gear box dari lokomotif penarik lori tebu yang menggunakan mesin diesel dorgan kapasitas sebesar 9972 cc dengan 6 buah silender sebagai penggerak. Daya maksimum yang dihasilkan oleh mesin adalah 75 kW pada putaran mesin 1500 rpm dan dengan torsi maksimumnya adalah 550 N.m pada putaran mesin 1200 rpm. Bagian dari gear box yang dirancang adalah kopling (clutch) dan pasangan pasangan roda giginya (fransmisi itu sendiri). Pada kopling direncanakan menggunakan multiple disc clutch dengan empat pelat penekan dan empat pelat gesek, digerakkan dengan sistem hidroulis-pneumatis. Sedangkan pada transmisinya sendiri menggrmakan transmisi manual dengan dua roda gigi kecepatan maju atau mundur, satu set roda gigi mundur (dalam hal ini terdapat dua pasang roda gigr) serta satu set roda gigi pembalik (revese gear). Dimana untuk roda gigr maju dan mundur menggunakan helical gear sedangkan untuk revese gear menggsnakan bevel gear yang semua sistem perpindahannya tingkat kecepatannya (baik yang helical gear matpun bevel gear) dengan sinkromesh. Pada perancangan gear box ini, yatrg menjadi acuan adalah bahwa lokomotif direncanakan untuk dapar melaju dengan kecepalan maksimum sebesar 24 km/jam pada jalan datar serta mampu melaju pada pada jalan menanjak dengan tanjakan maksimum sebesar 40 %o dengan penuh muatan pada lori yang ditariknya

Kata Kunci : PERANCANGAN ULANG

  1. S1-FTK-2007-Arief_Mardiyanto-abstract.pdf  
  2. S1-FTK-2007-Arief_Mardiyanto-bibliography.pdf  
  3. S1-FTK-2007-Arief_Mardiyanto-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FTK-2007-Arief_Mardiyanto-title.pdf