Laporkan Masalah

Ketidakstabilan Politik Kawasan Bulan Sabit Subur Pada Puisi "La Syai'a Jazriyyan" Karya Tamim al-Burgusi: Analisis Semiotik Riffaterre

Asma' Huwaida Zami, Dr. Zulfa Purnamawati, S.S., M.Hum.

2026 | Skripsi | SASTRA ARAB

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketidakstabilan politik di kawasan Bulan Sabit Subur pada puisi “L? Syai’a Ja?riyyan”. Puisi “L? Syai’a Ja?riyyan” merupakan salah satu puisi dalam antologi puisi F? al-Qudsi karya 

Tam?m al-Burg???. Dalam menganalisis puisi tersebut digunakan teori semiotik, yaitu teori yang diterapkan untuk menganalisis tanda-tanda. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah dua dari empat metode semiotik yang dikemukakan oleh Michael Riffaterre, yaitu ketidaklangsungan ekspresi dan pembacaan semiotik yang terdiri atas pembacaan heuristik dan hermeneutik. 

Berdasarkan penelitian  yang telah dilakukan, disimpulkan bahwa puisi “L? Syai’a Ja?riyyan” menggambarkan ketidakstabilan politik di kawasan Bulan Sabit Subur yang dilatarbelakangi oleh dua faktor utama, yaitu perilaku buruk pemerintah dan konflik ideologi yang memicu respon keras rakyat berupa perlawanan. Perlawanan rakyat tersebut dilakukan dalam dua bentuk, yaitu perlawanan tanpa kekerasan dan perlawanan bersenjata. Selain itu, puisi ini juga menyiratkan harapan rakyat berupa kemenangan perlawanan rakyat. Dengan demikian, puisi “L? Syai’a Ja?riyyan” karya Tam?m al-Burg??? merupakan representasi fenomena ketidakstabilan politik di kawasan Bulan Sabit Subur sekaligus sebagai sarana motivasi perlawanan rakyat terhadap situasi tersebut. 

This study aims to analyze political instability in the Fertile Crescent region as represented in the poem "L? Syai`a Ja?riyyan". "L? Syai`a Ja?riyyan" is one of the poems in the anthology of poems entitled "Fi al-Qudsi" by Tam?m al-Burg???. The theory used in this research is semiotic theory, which is a theory applied to analyze signs. Meanwhile, the methods used in this research are two of the four semiotic methods proposed by Michael Riffaterre, namely indirectness of expression and semiotic reading, which includes heuristic and hermeneutic. 

Based on the research conducted, the results concluded that the poem "L? Syai`a Ja?riyyan" depicts the phenomenon of political instability in the Fertile Crescent region. This phenomenon is driven by two main factors, bad government behavior and ideological conflict. These two factors are the root causes of the long term political instability, triggering a strong public response in the form of resistance. The people's resistance took two forms: nonviolent resistance and armed resistance. Furthermore, this poem conveys the people's hope for victory. Thus, Tam?m al-Burg???'s poem "L? Syai`a Ja?riyyan" represents the phenomenon of political instability in the Fertile Crescent and serves as a means of motivating people's against this situation.

Kata Kunci : perlawanan, politik, puisi, semiotik

  1. S1-2026-498491-abstract.pdf  
  2. S1-2026-498491-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-498491-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-498491-title.pdf