Laporkan Masalah

The Political Economy of Sign: The Case of Taylor Swift

Carisa Adinda Puspitasari, Dr. Maharani Hapsari, S.IP., MA

2026 | Skripsi | Ilmu Hubungan Internasional

Tesis ini mengkaji bagaimana aktivitas musikal Taylor Swift menghasilkan nilai ekonomi yang luar biasa, melampaui penjelasan konvensional yang berakar pada keterikatan emosional atau perilaku konsumen rasional. Dengan menggunakan teori political economy of sign dari Jean Baudrillard, penelitian ini berargumen bahwa Taylor Swift tidak sekadar berfungsi sebagai komoditas hiburan, melainkan sebagai sign value yang berpusat pada konsep girlhood. Nilai tanda ini diproduksi melalui diskografinya, diperkuat melalui narasi media dan strategi pemasaran, serta dikonsumsi oleh penggemar melalui konser dan merchandise.

Menggunakan pendekatan etnografi digital kualitatif di berbagai platform media sosial, tesis ini menganalisis bagaimana Swifties mengonsumsi dan menampilkan girlhood sebagai tanda budaya. Eras Tour dianalisis sebagai simulasi berskala besar di mana nilai tanda yang telah ada sebelumnya mencapai puncaknya, menguat, dan menjadi dapat dikonsumsi secara material.

Kesediaan penggemar untuk melakukan pengeluaran berlebihan, seperti bepergian ke luar negeri, menghadiri beberapa konser, dan membeli merchandise dengan utilitas rendah, menunjukkan bentuk konsumsi berbasis tanda yang melampaui logika ekonomi dasar. Lebih jauh dari sekadar fandom, konsumsi ini menghasilkan dampak makroekonomi dan politik. Tesis ini menunjukkan bagaimana nilai tanda dapat diterjemahkan ke dalam hasil di tingkat negara, termasuk pendapatan pariwisata, strategi nation branding, dan keputusan kebijakan, sebagaimana terlihat dari kompetisi antarnegara untuk menjadi tuan rumah konser Taylor Swift.

Di saat yang sama, girlhood berfungsi sebagai tanda budaya yang diperebutkan, yang menantang norma dominan yang mengutamakan kontrol emosi dan keseriusan. Dengan merangkul kerentanan dan hal-hal yang dianggap “cringe”, Swifties menjalankan bentuk resistensi sehari-hari yang menghasilkan pengakuan budaya serta hierarki internal dalam fandom. Penelitian ini berkontribusi pada studi Hubungan Internasional dan ekonomi politik dengan menunjukkan bahwa nilai tanda dapat beroperasi sebagai kekuatan makroekonomi yang membentuk ulang pasar, kekuasaan budaya, dan perilaku negara dalam ekonomi global kontemporer.

This thesis examines how Taylor Swift’s musical activities generate extraordinary economic value beyond conventional explanations rooted in emotional attachment or rational consumer behavior. Drawing on Jean Baudrillard’s theory of the political economy of sign, this study argues that Taylor Swift functions not merely as an entertainment commodity, but as a sign value centered on girlhood. This sign value is produced through her discography, amplified through media narratives and marketing strategies, and consumed by fans through concerts and merchandise. Using qualitative digital ethnography across social media platforms, this thesis analyzes how Swifties consume and perform girlhood as a cultural sign. The Eras Tour is examined as a large-scale simulation in which pre-existing sign value culminates, intensifies, and becomes materially consumable. Fans’ willingness to engage in excessive spending, such as traveling internationally, attending multiple concerts, and purchasing low-utility merchandise, demonstrates a form of sign-driven consumption that exceeds basic economic logic. Beyond fandom, this consumption produces macroeconomic and political effects. The thesis shows how sign value translates into state-level outcomes, including tourism revenue, national branding strategies, and policy decisions, as evidenced by state competition to host Taylor Swift’s concerts. At the same time, girlhood operates as a contested cultural sign that challenges dominant norms privileging emotional restraint and seriousness. By embracing vulnerability and “cringe,” Swifties enact a form of everyday resistance that generates cultural recognition and internal fan hierarchies. This research contributes to International Relations and political economy by demonstrating that sign value can operate as a macroeconomic force, reshaping markets, cultural power, and state behavior in the contemporary global economy.

Kata Kunci : Political Economy of Sign; Taylor Swift; Girlhood; Swiftie; Sign Value; Media; Profit Generator; Macroeconomics; Digital Ethnography

  1. S1-2026-496205-abstract.pdf  
  2. S1-2026-496205-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-496205-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-496205-title.pdf