Fungsi Situs Menggung Berdasarkan Temuan Arca
EVA CHRISSANTA, Dwi Pradnyawan, S.S., M.A.
2026 | Skripsi | ARKEOLOGI
Situs Menggung merupakan salah satu situs arkeologi yang berbentuk bukit
dengan struktur punden berundak dan menyimpan tinggalan beberapa arca dari
masa klasik. Situs ini dikenal sebagai petilasan atau tempat persinggahan Raja
Airlangga dan salah satu pengikutnya yang bernama Menggung. Nama Menggung
ini yang kemudian digunakan untuk menamai situs ini. Lokasi situs ini berada di
lereng barat Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, yang dikenal
sebagai kawasan dengan situs – situs dari abad kelima belas. Hingga kini belum
banyak penelitian yang dilakukan mengenai Situs Menggung, terutama terkait
dengan temuan arca, sehingga penelitian ini berfokus pada arca sebagai data
arkeologi utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi arca – arca yang
ada serta menafsirkan fungsi situs berdasarkan temuan tersebut dalam konteks
keagamaan yang lebih luas di lereng Gunung Lawu.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-komparatif dan landasan
teori ikonografi milik Erwin Panofsky untuk mengkaji bentuk dan atribut pada arca.
Tahap – tahap metode penelitian dilakukan dengan pengumpulan data dengan
observasi langsung situs, analisis data dengan pendekatan ikonografi untuk
mengkaji bentuk, atribut dan makna simbolik arca, serta membandingkannya
dengan arca dari situs sezaman di sekitarnya dan interpretasi untuk merumuskan
fungsi situs dengan mengaitkannya pada konteks kepercayaan di kawasan lereng
barat Gunung Lawu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa temuan arca di Situs
Menggung memperlihatkan ciri – ciri ikonografis yang berkaitan dengan beberapa
tokoh dalam kepercayaan Hindu, yaitu Dewi Durga Mahisasuramardini, Bima dan
Dwarapala. Selain itu, arca – arca yang ada menunjukkan ciri khas gaya Majapahit
akhir yang cenderung kaku dan sederhana serta menonjolkan aspek simbolik.
Berdasarkan analisis ikonografi dan perbandingan dengan situs lain, dapat
disimpulkan bahwa Situs Menggung berfungsi sebagai karsyan, yaitu tempat
aktivitas keagamaan dan pertapaan yang berkaitan dengan kaum rsi.
The Menggung Site is an archaeological site shaped like a hill with a stepped
pyramid structure and containing the remains of several statues from the classical
period. This site is known as a resting place for King Airlangga and one of his
followers, named Menggung. The name "Menggung" was later used to describe the
site. The site is located on the western slopes of Mount Lawu, Karanganyar
Regency, Central Java, an area known for its fifteenth-century sites. To date, little
research has been conducted on the Menggung Site, particularly regarding the
statues found. Therefore, this study focuses on the statues as the primary
archaeological data. This study aims to identify the statues and interpret the site's
function based on these findings within the broader religious context on the slopes
of Mount Lawu.
This study uses a descriptive-comparative method and is based on Erwin
Panofsky's iconographic theory to examine the form and attributes of the statues.
The stages of the research method were carried out by collecting data through direct
observation of the site, analyzing data using an iconographic approach to examine
the shape, attributes and symbolic meaning of the statues, and comparing them with
statues from surrounding contemporary sites and interpretation to formulate the
function of the site with its form in the context of beliefs in the western slopes of
Mount Lawu. The results of the study indicate that the statues found at the
Menggung Site display iconographic characteristics related to several figures in
Hindu beliefs, namely Dewi Durga Mahisasuramardini, Bima and Dwarapala. In
addition, the existing statues show the characteristics of the late Majapahit style
which tends to be rigid and simple and emphasizes symbolic aspects. Based on the
iconographic analysis and comparison with other sites, it can be concluded that the
Menggung Site functions as a karsyan, namely a place of religious activities and
asceticism related to the rsi.
Kata Kunci : Situs Menggung, arca, ikonografi, Lawu