Kemampuan Ikan Mujair (Tilapia Mossambica) sebagai Predator Larva dan Pupa Aedes Aegepti di Laboratorium
Adrijanus Warsito , Dr. Sitti Rahmah Umniyati, SU.; dr. Ernaningsih, DTM&H
1994 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTERPemakaian insektisida secara besar-besaran dan tidak terkontrol akan mengakibatkan pencemaran lingkungan, resistensi serangga vektor penyakit dan terbunuhnya musuh- musuh alami serangga. Dewasa ini mulai dikembangkan pemakaian agen hayati untuk mengendalikan serangga vektor penyakit. Agen hayati ini sejak semula diakui sebagai pengatur alami terhadap fluktuasi populasi serangga dan akan membiarkan biota lain yang menguntungkan tidak terganggu. di dan II, 500 Penelitian ini bertujuan menguji kemampuan ikan Mujair, yang termasuk dalam golongan pemangsa dalam agen hayati, sebagai predator larva dan pupa Aedes aegypti laboratorium. Penelitian terdiri dari 5 kelompok uji masing-masing kelompok uji diikuti kelompok kontrol. Kelompok uji terdiri dari larva instar I, instar instar III, instar IV dan pupa masing-masing sebanyak dengan 1 ekor ikan Mujair. Masing-masing kelompok uji diamati pengurangan jumlah larvanya setiap 0,5 jam; 6 jam; 12 jam dan 24 jam. Kemampuan ikan Mujair sebagai predator berbeda secara sangat bermakna (p<0,01) antara masing- masing stadium larva, kecuali antara larva instar IV dan pupa yang baru mempunyai perbedaan bermakna (p<0,05) pada waktu pemaparan 24 jam. Kemampuan ikan Mujair sebagai predator juga berbeda secara bermakna (p<0,05) antara masing-masing waktu pemaparan. Kemampuan ikan Mujair sebagai predator larva dan pupa aegypti semakin besar pada stadium larva yang lebih awal dan pada waktu pemaparan yang lebih lama.
Kata Kunci : Aedes Aegepti, Ikan mujair, pencemaran lingkungan