Laporkan Masalah

Pengukuran Tingkat Pengetahuan, Sikap, dan Praktik terkait Resistensi Antibiotik serta Faktor Sosiodemografi yang Mempengaruhinya pada Masyarakat Umum di Daerah Istimewa Yogyakarta

Kayla Alifa Zahra, apt. M. Rifqi Rokhman, M.Sc., Ph.D.

2026 | Skripsi | FARMASI

Penggunaan antibiotik yang tidak tepat akan memicu masalah kesehatan berupa resistensi antibiotik yang dapat menyebabkan kegagalan terapi, berujung pada peningkatan angka morbiditas, mortalitas, dan biaya perawatan kesehatan di seluruh dunia. Hal tersebut dapat dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan, sikap yang kurang bijak, dan praktik penggunaan antibiotik yang tidak sesuai aturan medis. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengetahuan, sikap, dan praktik terkait resistensi antibiotik pada masyarakat umum di Daerah Istimewa Yogyakarta, serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi ketiga aspek tersebut.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif non-eksperimental dengan metode cross-sectional. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah dilakukan uji validitas muka dan isi, serta uji reliabilitas dengan alfa Cronbach. Pengambilan data dilakukan dengan teknik convenience sampling secara daring melalui media sosial. Responden penelitian ini adalah masyarakat umum di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan jumlah 160 responden. Analisis deskriptif digunakan untuk menggambarkan karakteristik sosiodemografi responden serta pengetahuan, sikap, dan praktik terkait resistensi antibiotik. Untuk mengetahui pengaruh faktor sosiodemografi terhadap skor pengetahuan, sikap, dan praktik dilakukan uji generalized linear models (GLMs) karena data tidak terdistribusi normal. Dilakukan uji Spearman’s rank correlation untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap, dan praktik. Analisis data dilakukan menggunakan Microsoft Excel 365 dan software SPSS versi 25.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan responden terkait resistensi antibiotik adalah 7,44 (SD 2,90), rata-rata skor sikap sebesar 7,41 (SD 2,79), dan rata-rata skor praktik sebesar 8,56 (SD 3,09) dari total skor maksimal untuk ketiganya adalah 11 poin. Analisis menggunakan generalized linear models (GLMs) menunjukkan pengetahuan masyarakat terkait resistensi antibiotik dipengaruhi secara signifikan oleh jenis kelamin (p < 0 xss=removed xss=removed xss=removed xss=removed xss=removed xss=removed>Spearman’s correlation menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap (r=0,621; p<0 r=0,576; r=0,440;>

The inappropriate use of antibiotics triggered serious health problems in the form of antibiotic resistance, which led to treatment failure and subsequently increased morbidity, mortality, and healthcare costs worldwide. This is influenced by a lack of knowledge, inappropriate attitudes, and irrational antibiotic use practices that did not comply with medical regulations. Therefore, this study aimed to describe the levels of knowledge, attitudes, and practices related to antibiotic resistance among the general public in the Special Region of Yogyakarta (DIY), as well as to analyze the sociodemographic factors influencing these three aspects.

This study employed a non-experimental quantitative approach with a cross-sectional method. The research instrument was a questionnaire that underwent face and content validity testing, as well as reliability testing using Cronbach’s alpha. Data were collected using a convenience sampling technique through an online survey distributed via social media. The respondents consisted of 160 members of the general population in the Special Region of Yogyakarta, Indonesia. Descriptive analysis was used to describe respondent sociodemographic characteristics and their knowledge, attitudes, and practices related to antibiotic resistance. The influence of sociodemographic factors on knowledge, attitude, and practice scores were analyzed using generalized linear models (GLMs) due to nonnormally distributed data. Spearman’s correlation analysis was conducted to examine the relationships among knowledge, attitudes, and practices. Data analysis was performed using Microsoft Excel 365 and SPSS software version 25.

The results showed that the mean knowledge score related to antibiotic resistance was 7.44 (SD 2.90), the mean attitude score was 7.41 (SD 2.79), and the mean practice score was 8.56 (SD 3.09) with a maximum total score is 11 points. Analysis using generalized linear models (GLMs) revealed that public knowledge of antibiotic resistance was significantly associated with gender (p < 0 xss=removed xss=removed xss=removed xss=removed xss=removed xss=removed xss=removed xss=removed xss=removed>

Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Praktik, Antibiotik, Resistensi

  1. S1-2026-504035-abstract.pdf  
  2. S1-2026-504035-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-504035-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-504035-title.pdf