Laporkan Masalah

Beneath the Eiffel’s Shadow: An Analysis of France’s Unequal Refugee Treatment

Aminah Rafa Laksita Azmi, Dr. Titik Firawati, M.A.

2025 | Skripsi | Ilmu Hubungan Internasional

Tesis ini mengkaji wacana mengenai perbedaan perlakuan antara pengungsi Suriah dan Ukraina. Topik ini relevan karena menantang asumsi umum bahwa humanitarianisme bersifat netral, dengan menunjukkan bagaimana praktik tersebut justru dapat mereproduksi hierarki kolonial dalam tata kelola pengungsi. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab bagaimana warisan postkolonial membentuk proses “Othering” yang menghasilkan perlakuan berbeda oleh Prancis terhadap kelompok pengungsi tertentu.

Studi-studi sebelumnya belum secara memadai membahas keterkaitan antara Orientalisme, postkolonialisme, dan sekuritisasi, sehingga menyisakan kesenjangan konseptual yang ingin diisi oleh tesis ini. Dengan membandingkan perlakuan yang diterima oleh pengungsi Suriah dan Ukraina, penelitian ini menjelaskan bagaimana persepsi ancaman yang ter-rasialisasi, kedekatan kultural, dan konsep “ke-Eropa-an” memengaruhi respons Prancis terhadap pengungsi.

Penelitian ini menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis (Critical Discourse Analysis/CDA) untuk mengkaji dokumen kebijakan, pidato politik, serta pemberitaan media yang mencerminkan sikap dan framing pemerintah Prancis. Pada akhirnya, penelitian ini berargumen bahwa respons Prancis yang kontras menunjukkan masih bertahannya hierarki yang ter-rasialisasi dalam praktik humanitarianisme di Eropa.

This thesis examines the discourse surrounding the differential treatment between Syrian and Ukrainian refugees. This topic is relevant because it challenges the common assumption that humanitarianism is neutral by showing how it can reproduce colonial hierarchies in refugee governance. This research seeks to answer how postcolonial legacies shape the process of  “Othering” that results in France’s differential treatment towards certain refugee groups. Prior studies have not adequately addressed the entanglement among Orientalism, postcolonialism, and securitization, leaving a conceptual gap that this thesis aims to fill. By comparing the treatment received by Syrian and Ukrainian refugees, this study explains how racialized perceptions of threat, cultural proximity, and Europeanness inform France’s refugee response. This research employs Critical Discourse Analysis (CDA) to examine policy documents, political speeches, and media coverage that reflect the French government’s attitudes and framing. Ultimately, this study argues that France’s contrasting responses reveal the persistence of racialized hierarchies within European humanitarianism.

Kata Kunci : France, Refugee Policy, Ukrainian Refugees, Syrian Refugees, Migration Policy, Postcolonialism, Securitization, Orientalism, Media Framing, Racial Hierarchies

  1. S1-2025-492360-abstract.pdf  
  2. S1-2025-492360-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-492360-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-492360-title.pdf