Laporkan Masalah

PENGARUH FERMENTASI DAN SUBSTITUSI TUMPI JAGUNG PADA PAKAN KOMPLIT BERBASIS HIJAUAN SORGHUM TERHADAP KARAKTERISTIK FERMENTASI DAN KECERNAAN NUTRIEN SECARA IN VITRO

Zulfatul Mafiroh, Dr. Ir. Moh. Sofi'ul Anam, S.Pt., M.Sc.

2026 | Skripsi | ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fermentasi dan substitusi tumpi jagung terhadap karakteristik fermentasi dan kecernaan nutrisi pakan komplit berbasis hijauan sorgum secara in vitro. Terdapat empat kombinasi perlakuan pakan komplit meliputi F0S0 (non fermentasi, tanpa tumpi jagung), F0S1 (non fermentasi, dengan tumpi jagung), F1S0 (fermentasi, tanpa tumpi jagung), dan F1S1 (fermentasi, dengan tumpi jagung). Formulasi berdasarkan bahan kering terdiri dari 55% hijauan sorgum dan 45% konsentrat (tanpa tumpi jagung), serta 45% hijauan sorgum, 45% konsentrat, dan 10% tumpi jagung (dengan tumpi jagung). Evaluasi dilakukan dengan metode in vitro Tilley and Terry menggunakan cairan rumen sapi Bali berfistula dan larutan buffer McDougall selama 48 jam. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 2 x 2 dengan faktor pertama adalah fermentasi dan faktor kedua adalah substitusi tumpi jagung. Data dianalisis dengan analisis ragam (ANOVA). Fermentasi pada pakan komplit berbasis sorghum hijau meningkatkan persentase propionat serta menurunkan total produksi gas, isovalerat, dan rasio asetat:propionat secara signifikan (P<0>0,05). Substitusi tumpi jagung pada pakan komplit berbasis hijauan sorgum meningkatkan kadar NH3 dan persentase isovalerat secara signifikan (P<0>0,05). Fermentasi dan substitusi tumpi jagung pada pakan komplit berbasis hijauan sorgum menurunkan persentase butirat, isovalerat, Kecernaan Bahan Kering (KcBK), dan Kecernaan Bahan Organik (KcBO) secara signifikan (P<0>

Kata kunci: Fermentasi, Hijauan sorgum, Kecernaan in vitro, Tumpi jagung.

This study aimed to determine the effects of fermentation and maize bran substitution on rumen fermentation characteritics and nutrient digestibility of sorghum forage-based complete feed using an in vitro method. Four treatment combinations of complete feed were applied, namely F0S0 (non-fermented, without maize bran), F0S1 (non-fermented, with maize bran), F1S0 (fermented, without maize bran), F1S1 (fermented, with maize bran). The feed formulation on a dry matter basis consisted of 55% sorghum forage and 45% concentrate (without maize bran), and 45% sorghum forage, 45% concentrate, and 10% maize bran (with maize bran). The evaluation was conducted using the in vitro Tilley and Terry method with rumen fluid obtained from fistulated Bali cattle and McDougall's buffer solution for 48 hours of incubation. The experiment was designed ain 2 x 2 factorial Completely Randomized Design (CRD), the first factor was fermentation and the second factor was maize bran substitution. Data were analyzed using analysis of variance (ANOVA). Fermentation of sorghum forage-based complete feed significantly increased the proportion of propionate and significantly decreased total gas production, isovalerate, and the acetate:propionate ratio (P<0>0,05). Maize bran substitution in sorghum forage-based complete feed significantly increased concentration NH3 and the proportion of isovalerate (P<0>0,05). The interaction betweed fermentation and maize bran substitution in sorghum forage-based complete feed significantly decreased the proportion of butyrate, isovalerate, Dry Matter Digestibility (DMD), and Organic Matter Digestibility (OMD) (P<0>

Keywords: Fermentation, In vitro digestibility, Maize bran, Sorghum forage.

Kata Kunci : Fermentasi, Hijauan sorghum, Kecernaan in vitro, Tumpi jagung, Fermentation, In vitro digestibility, Maize bran, Sorghum forage.ntation

  1. S1-2026-494687-abstract.pdf  
  2. S1-2026-494687-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-494687-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-494687-title.pdf