Implementasi Algoritma YOLOv3 dan Citra VARI untuk Monitoring Kesehatan Tanaman Kelapa Sawit Usia 6 Bulan dan 18 Bulan Menggunakan Data UAV (Studi Kasus: Perkebunan PT Mustika Sembuluh)
Johanes Berchmann Juvens Junior Pareira, Dr. Taufik Hery Purwanto, S.Si., M.Si.
2026 | Tugas Akhir | D4 SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
Penanaman
kembali kelapa sawit menjadi langkah strategis dalam meningkatkan produktivitas
perkebunan, di mana fase Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) merupakan periode
kritis yang menentukan keberhasilan produktivitas jangka panjang. Namun,
praktik monitoring kesehatan tanaman pada fase TBM saat ini masih mengandalkan
pemeriksaan visual konvensional yang tidak efisien, membutuhkan waktu, biaya,
dan tenaga kerja yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan
model deep learning guna mendeteksi kesehatan tanaman kelapa sawit pada
fase TBM (usia 6 bulan dan 18 bulan) serta membangun dashboard
interaktif untuk visualisasi hasil deteksi.
Metode
dalam penelitian ini menggunakan algoritma YOLOv3 yang dikombinasikan dengan
indeks vegetasi VARI (Visible Atmospherically Resistant Index) untuk
klasifikasi kesehatan tanaman kelapa sawit berbasis data UAV resolusi tinggi.
Proses penelitian mencakup persiapan dataset melalui perhitungan VARI
dan pemeriksaan visual, pelatihan model menggunakan framework arcgis.learn
pada Jupyter Notebook, serta implementasi model ke seluruh blok perkebunan
menggunakan ArcGIS Pro. Hasil deteksi kemudian disajikan dalam dashboard
melalui platform ArcGIS Online untuk memudahkan monitoring kesehatan tanaman.
Hasil
penelitian menunjukkan model mampu mendeteksi kesehatan kelapa sawit dengan
baik. Pada inspeksi visual, rata-rata F1-score mencapai 97,26% untuk deteksi
kelapa sawit, 84,15% untuk kelas sehat, dan 88,27% untuk kelas tidak sehat. Inspeksi
lapangan terhadap 80 sampel menghasilkan F1-score kelas sehat 74,69?n tidak
sehat 75,19%. Model efektif mendeteksi defisiensi nutrisi (klorosis) namun
terbatas dalam mendeteksi serangan hama Oryctes. Dashboard yang
dibangun menampilkan peta interaktif sebaran tanaman, diagram perbandingan
kesehatan, serta indikator jumlah pohon dan SPH untuk mendukung pengambilan
keputusan.
Oil
palm replanting is a strategic step in increasing plantation productivity,
where the Immature Plant phase is a critical period that determines long-term
productivity success. However, current health monitoring practices during this
phase still rely on conventional visual inspection, which is inefficient and
requires significant time, cost, and labor. This study aims to develop a deep
learning model to detect oil palm health in the Immature Plant phase (6 and 18
months old) and to build an interactive dashboard for visualizing detection
results.
The
method employed the YOLOv3 algorithm combined with the VARI
(Visible Atmospherically Resistant Index) vegetation index for oil
palm health classification based on high-resolution UAV data. The research
process included dataset preparation through VARI calculation and visual
inspection, model training using the arcgis.learn framework in Jupyter
Notebook, and model implementation across all plantation blocks using ArcGIS
Pro. The detection results were then presented in a dashboard through the
ArcGIS Online platform to facilitate plant health monitoring.
The
results showed that the model performed well in detecting oil palm health. In
visual inspection, the average F1-score reached 97.26% for oil palm detection,
84.15% for the healthy class, and 88.27% for the unhealthy class. Field
validation on 80 samples yielded F1-scores of 74.69% for the healthy class and
75.19% for the unhealthy class. The model effectively detected nutrient
deficiency (chlorosis) but had limitations in detecting Oryctes pest attacks.
The developed dashboard displays an interactive map of plant distribution,
health comparison charts, and indicators of tree count and SPH to support
decision-making.
Kata Kunci : YOLOv3, Kelapa Sawit, Tanaman Belum Menghasilkan, VARI