Sifat Fisik dan Stabilitas Kombinasi HPMC dan Na-CMC Pada Lotion Minyak Nyamplung (Calophyllum inophyllum L.) dan Minyak Biji Bunga Matahari (Helianthus aannus L.) Sebagai Tabir Surya Secara In Vitro
Cannaya Aweldamanov Welson, 1. Prof. Dr. apt. Abdul Karim Zulkarnain, M.Si
2026 | Skripsi | FARMASI
Indonesia sebagai negara tropis dengan paparan sinar ultraviolet (UV) tinggi memerlukan perlindungan kulit yang efektif untuk mencegah kerusakan akibat radiasi. Penelitian ini bertujuan merumuskan serta mengoptimalkan sediaan lotion tabir surya berbahan aktif minyak biji bunga matahari (Helianthus annuus L.) dan minyak nyamplung (Calophyllum inophyllum L.) menggunakan kombinasi HPMC dan Na-CMC.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi HPMC 0,6?n Na-CMC 0,9% pada lotion kombinasi minyak nyamplung dan minyak biji bunga matahari memiliki sifat fisik yang baik dengan pH sebesar 5,40±0,0; viskositas sebesar 5440±0,14 mPas; dan daya sebar 6,9±0,1 cm. Lotion kombinasi minyak nyamplung dan minyak bijibunga matahari stabil pada parameter pH, viskositas, daya sebar, dan daya lekat selama penyimpanan tiga siklus cycling test. Hasil uji tabir surya secara in vitro menggunakan metode spektrofotometri menunjukkan lotion minyak nyamplung dan minyak biji bunga matahari memiliki nilai rata-rata SPF sebesar 32,70±0,183 (proteksi ultra), %TE sebesar 0,30±0,01 dan %TP sebesar 2,15±0,03 yang termasuk dalam kategori sunblock. Berdasarkan hasil tersebut, lotion kombinasi minyak nyamplung dan minyak biji bunga matahari berpotensi sebagai tabir surya alami yang efektif dan stabil secara fisik.
Indonesia, as a tropical country with high ultraviolet (UV) radiation exposure, requires effective skin protection to prevent damage caused by UV radiation. This study aimed to formulate and optimize a sunscreen lotion containing sunflower seed oil (Helianthus annuus L.) and tamanu oil (Calophyllum inophyllum L.) using a combination of HPMC and Na-CMC as thickening agents.
The results showed that a formulation containing 0.6% HPMC and 0.9% Na-CMC in the lotion combined with tamanu oil and sunflower seed oil exhibited good physical properties, with a pH of 5.40 ± 0.0, viscosity of 5440 ± 0.14 mPa·s, and spreadability of 6.9 ± 0.1 cm. The lotion remained stable in terms of pH, viscosity, spreadability, and adhesiveness during three cycles of the cycling test.In vitro sunscreen evaluation using the spectrophotometric method demonstrated that the lotion had an average SPF value of 32.70 ± 0.183, indicating ultra protection, with %TE of 0.30 ± 0.01 and %TP of 2.15 ± 0.03, both classified as sunblock. Based on these findings, the combination lotion of tamanu oil and sunflower seed oil has potential as an effective natural sunscreen with good physical stability.
Kata Kunci : sifat fisik, stabilitas, HPMC-Na-CMC, lotion, tabir surya