PENGARUH PENDAPATAN NON-BUNGA (NII), RISIKO LIKUIDITAS (LDR), DAN COST OF FUND (COF) TERHADAP PROFITABILITAS BANK KATEGORI KBMI III DAN IV DI INDONESIA (2020 - 2024)
Miftahudin Akbar, Saiqa Ilham Akbar BS, S.E., M.Sc.
2026 | Tugas Akhir | D4 PERBANKAN
Profitabilitas merupakan indikator fundamental kinerja perbankan, karena mewakili kemampuan bank dalam mengelola aset secara efisien, menjaga tingkat likuiditas yang memadai, dan mengoptimalkan komposisi pendanaannya. Bagi bank yang termasuk dalam klasifikasi Kelompok Bank Modal Inti (KBMI) III dan IV, profitabilitas dipengaruhi tidak hanya oleh pendapatan berbasis bunga, tetapi juga oleh kontribusi pendapatan non-bunga, tingkat eksposur risiko likuiditas, dan tingkat biaya pendanaan yang dikeluarkan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Non-Bunga (NII), Rasio Pinjaman terhadap Simpanan (LDR), dan Biaya Dana (CoF) terhadap profitabilitas perbankan yang diproksikan melalui Return on Assets (ROA), di antara kelompok bank KBMI III dan IV di Indonesia selama periode 2020 hingga 2024.
Studi ini menggunakan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunan sebanyak 15 bank, menghasilkan total 75 observasi. . Regresi data panel digunakan sebagai teknik analisis utama. Pemilihan model dilakukan melalui Uji Chow, uji Hausman, dan uji Pengali Lagrange digunakan dalam proses pemilihan model, dengan hasil yang menunjukkan bahwa Model Efek Tetap merupakan spesifikasi yang paling sesuai. Untuk meningkatkan akurasi dan kekokohan hasil estimasi, heteroskedastisitas diatasi dengan menerapkan pendekatan Generalized Least Squares (EGLS) tertimbang lintas sektoral.
Bukti empiris menunjukkan bahwa Pendapatan Non-Bunga tidak menunjukkan dampak yang signifikan secara statistik terhadap Pengembalian Aset (ROA) ketika dinilai secara individual. Sebaliknya, Rasio Pinjaman terhadap Simpanan menunjukkan hubungan positif dan signifikan secara statistik dengan profitabilitas bank, sedangkan Biaya Pendanaan ditemukan memberikan pengaruh negatif dan signifikan secara statistik terhadap ROA. Secara keseluruhan, model regresi menunjukkan bahwa variabel NII, LDR, dan CoF secara bersama-sama mampu menjelaskan variasi profitabilitas bank, sementara pengujian parsial menunjukkan bahwa LDR dan CoF berpengaruh signifikan terhadap ROA, sedangkan NII tidak. Temuan ini menunjukkan bahwa, pada bank yang diklasifikasikan ke dalam KBMI III dan KBMI IV, profitabilitas lebih kuat dipengaruhi oleh efisiensi aktivitas intermediasi dan manajemen biaya pendanaan daripada diversifikasi pendapatan yang berasal dari sumber non-bunga.
Kata kunci: Biaya Dana, Pendapatan Non-Bunga, Fixed Effect Model, KBMI, Rasio Pinjaman terhadap Simpanan, Return on Assets
Profitability is a fundamental indicator of banking performance, as it represents a bank's ability to efficiently manage assets, maintain adequate liquidity, and optimize its funding mix. For banks classified as Core Capital Bank Groups (KBMI) III and IV, profitability is influenced not only by interest-based income but also by the contribution of non-interest income, the level of liquidity risk exposure, and the level of funding costs incurred. Therefore, this study aims to analyze the effect of Non-Interest Income (NII), the Loan-to-Deposit Ratio (LDR), and the Cost of Funds (CoF) on bank profitability, as proxied by Return on Assets (ROA), among KBMI III and IV banks in Indonesia from 2020 to 2024.
This study uses secondary data sourced from the annual financial reports of 15 banks, resulting in a total of 75 observations. Panel data regression is used as the primary analysis technique. Model selection was conducted using the Chow Test, the Hausman Test, and the Lagrange Multiplier Test, with the results indicating that the Fixed Effects Model is the most appropriate specification. To improve the accuracy and robustness of the estimation results, heteroscedasticity was addressed by applying a cross-sectoral weighted Generalized Least Squares (EGLS) approach.
Empirical evidence shows that Non-Interest Income does not exhibit a statistically significant impact on Return on Assets (ROA) when assessed individually. In contrast, the Loan-to-Deposit Ratio exhibits a positive and statistically significant relationship with bank profitability, while Funding Costs are found to have a negative and statistically significant effect on ROA. Overall, the regression model indicates that the included explanatory variables jointly explain variations in bank profitability, while partial tests reveal that LDR and CoF significantly affect ROA, whereas NII does not. These findings indicate that, for banks classified as KBMI III and KBMI IV, profitability is more strongly influenced by the efficiency of intermediation activities and funding cost management than by the diversification of income from non-interest sources.
Keywords: Cost of Funds, Non-Interest Income, Fixed Effect Model, KBMI, Loan to Deposit Ratio, Return on Assets
Kata Kunci : Biaya Dana, Pendapatan Non-Bunga, Fixed Effect Model, KBMI, Rasio Pinjaman terhadap Simpanan, Return on Assets