PENGARUH WAKTU PROSES PELAPISAN KROM TERHADAP LAJU KOROSI DAN KEKERASAN PADA BAJA ST 40 DI LINGKUNGAN AIR LAUT
Stephanus Danny Kurniawan, Ir. Mudjijana, M. Eng
2008 | Skripsi | S1 TEKNIK MESINBahan-bahan yang terbuat dari logam maupun baja mudah mengalami kerusakan akibat pengaruh lingkungan dimana bahan tersebut berada, yang dikenal dengan peristiwa korosi atau pengkaratan. Untuk mencegah peristiwa korosi tersebut salah satunya dengan proses elektroplating atau pelapisan listrik yang fungsinya untuk memberikan suatu perlindungan menggunakan logam lain yang lebih baik sebagai lapisan pelindung dengan cara elektrolisa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelapisan krom pada baja ST 40 terhadap ketahanan korosi di lingkungan air laut, mengetahui pengaruh variasi waktu pencelupan pada kualitas lapisan dan tingkat kekerasan. Penelitian dilakukan menggunakan bahan uji berupa baja karbon rendah ST 40 yang dilapisi Nikel dan Krom. Proses pelapisan Nikel dilakukan dengan variasi tetap pada suhu 45°C, waktu proses pelapisan 30 menit dan tegangan 5 Volt. Setelah pelapisan Nikel kemudian dilakukan pelapisan Krom dengan variasi waktu proses yaitu tanpa pelapisan (raw material), 4 detik, 6 detik, 8 detik dan 10 detik, dengan tegangan proses masing-masing 5 Volt dan arus sebesar 2.5 Ampere. Untuk mengetahui hasil penelitian ini dilakukan beberapa pengujian, yaitu pengujian korosi dengan media korosi air laut dari 3 tempat yang berbeda, Trisik (DIY), Pandansimo (DIY), Samas (DIY). Selain itu dilakukan juga pengujian struktur mikro untuk mengetahui perubahan struktur material dasar setelah mengalami pelapisan, dan dengan mikroskop optik dapat digunakan untuk mengetahui ketebalan lapisan Nikel dan Krom. Pengujian lain yang dilakukan adalah pengujian kekarasan dengan metode Vickers. Hasil dari analisa data didapat bahwa spesimen dengan waktu pelapisan Krom antara 4 – 6 detik terjadi penurunan laju korosi yang paling optimal. Sehingga dengan proses pelapisan dengan variasi yang tepat dapat meningkatkan ketahanan korosi baja terutama di lingkungan air laut. Dari analisa struktur mikro material ternyata tidak terjadi perubahan struktur pada material dasar akibat proses pelapisan. Peningkatan sifat mekanik terjadi pada kekerasan material. Kekerasan material dasar 130.83 VHN, kekerasan lapisan Nikel 230.31VHN, dan kekerasan lapisan Krom mencapai 278.66 VHN.
Kata Kunci : Pelapisan, Waktu, Korosi, Air Laut