Peran Fear of Negative Evaluation terhadap Help-Seeking Intention pada Laki-laki Dewasa Awal
Sasya Yovanka Risdani, Aisha Sekar Lazuardini Rachmanie, S.Psi., M.Psi., Psikolog
2026 | Skripsi | PSIKOLOGI
Prevalensi masalah kesehatan jiwa pada dewasa muda merupakan yang paling tinggi daripada kelompok usia lain, namun justru menjadi kelompok usia dengan persentase terendah dalam mencari pengobatan, terutama pada laki-laki. Laki-laki dinilai lebih berisiko mengalami hambatan dalam mencari bantuan kesehatan mental akibat stigma sosial dan penilaian negatif dari lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran fear of negative evaluation (FNE) terhadap help-seeking intention (HSI) khususnya pada laki-laki dewasa awal. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pengambilan data melalui kuesioner daring pada laki-laki usia 18-25 tahun (N=152). Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah Brief Fear of Negative Evaluation II (BFNE-II) dan Mental Health Seeking Intention Scale (MHSIS) yang telah diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia. Data dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil menunjukkan bahwa fear of negative evaluation berperan secara signifikan dalam memprediksi help-seeking intention dengan arah hubungan yang positif. Temuan pada penelitian ini bertolak belakang dengan hipotesis awal yang menyatakan bahwa fear of negative evaluation berperan negatif terhadap help-seeking intention. Temuan dalam penelitian mengindikasikan bahwa fear of negative evaluation yang tinggi tidak selalu menghambat niat individu dalam mencari bantuan kesehatan mental, melainkan dapat mendorong individu untuk mencari bantuan profesional kesehatan mental dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain.
The prevalence of mental health problems among young adults is the highest than in other age groups; however, this population demonstrates the lowest rate of seeking mental health treatment, particularly among men. Young adult men are considered to be at greater risk of encountering barriers to mental health help-seeking due to social stigma and fear of negative evaluation from their social environment. This study aims to examine the role of fear of negative evaluation (FNE) in predicting help-seeking intention (HSI) among young adult men. This study employed a quantitative approach, with data collected through an online questionnaire administered to men aged 18–25 years (N = 152). The instruments used were the Brief Fear of Negative Evaluation II (BFNE-II) and the Mental Health Seeking Intention Scale (MHSIS), which were adapted into the Indonesian language. Data were analyzed using simple linear regression. The results indicated that fear of negative evaluation significantly predicted help-seeking intention, with a positive direction of association. This finding contradicts the initial hypothesis, which proposed that fear of negative evaluation would negatively predict help-seeking correlation. These findings suggest that high levels of fear of negative evaluation do not necessarily inhibit individuals’ intention to seek mental health support; rather, under certain conditions, they may encourage individuals to seek professional mental health services when other contributing factors are considered.
Kata Kunci : fear of negative evaluation, help seeking intention, laki-laki dewasa awal