Laporkan Masalah

PENGARUH PERLAKUAN PANAS TERHADAP LAJU KOROSI PADA BAJA KEYLOS 2316

Sotya Anggoro, Dr. Ir. Viktor Malau, DEA

2008 | Skripsi | S1 TEKNIK MESIN

Korosi terjadi pada hampir semua logam. Bahkan logam tahan korosi pun mengalami korosi, hanya saja laju kecepatan korosinya berbeda dengan logam biasa atau yang tidak tahan korosi. Penelitian ini meneliti kelajuan korosi yang terjadi pada logam stainless steel yaitu logam tahan karat. Stainless steel mengandung kadar chrom yang cukup tinggi sehingga mampu mangurangi laju korosi yang terjadi. Bahan logam yang akan diteliti adalah baja Keylos 2316, yang termasuk dalam golongan Martensitic Stainless Steel. Penelitian ini meneliti pengaruh perlakuan panas terhadap laju korosi dan tingkat kekerasan dari baja Keylos 2316. Perlakuan panas yang dilakukan adalah Quenching pada suhu 10200C dengan waktu tahan selama 60menit dengan media pendinginan berupa oli. Setelah dilakukan quenching perlakuan panas selanjutnya adalah tempering dengan variasi suhu temper 2000C, 3000C, 4000C, 5000C, dan 6000C dengan waktu tahan selama 45menit dan media pendinginannya udara. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa spesimen bahan dasar memiliki laju korosi tertinggi yaitu 0,569 mm/y. Laju korosi terendah terdapat pada spesimen dengan proses tempering pada suhu 4000C dengan nilai 0,265 mm/y. Nilai kekerasan Vickers tertinggi terdapat pada spesimen dengan proses quenching dengan nilai 551 kg/mm2. Nilai kekerasan terendah terdapat pada spesimen dengan proses tempering pada suhu 6000C dengan nilai 248 kg/mm2.

Kata Kunci : Keylos 2316, X36Crmo17, suhu austenit, suhu temper, laju korosi, kekerasan vickers, Heat treatment, quenching – tempering, lucchini

  1. S1-FTK-2008-Sotya_Anggoro-abstract.pdf  
  2. S1-FTK-2008-Sotya_Anggoro-bibliography.pdf  
  3. S1-FTK-2008-Sotya_Anggoro-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FTK-2008-Sotya_Anggoro-title.pdf