Tinjauan Terhadap Pembiayaan Bermasalah pada Aqad Pembiayaan Al-Qarddhul Hasan di Bank Negara Indonesia Syari’ah Yogyakarta
Achmad Zaky, Prof.Dr.Abd Ghofur Anshori, S.H.,MH
2007 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister KenotariatanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara yang ditempuh oleh Bank Negara Indonesia Syari’ah dalam menyelesaikan pembiayaan bermasalah berupa AL-QARDHUL HASAN, Apakah dasar pertimbangan managemen Bank BNI Syari’ah Indonesia Cabang Pembantu di Yogyakarta, dalam menyelesaikan masalah pembiayaan bermasalah pada aqad pembiayaan AL-QARDHUL Hasan tersebut di Yogyakarta. Jenis Penelitian dengan menggunakan Yuridis Empiris, sumber data tambahan sumber data primer, sumber data sekunder dan sumber data tersier. Teknik analisis data sampling yang dianggap memenuhi kriteria dalam penelitian ini sebanyak 5 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara langsung dan kuesioner. Sedangkan analisis data digunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor - faktor penyebab timbulnya pembiayaan AL-QARDHUL Hasan adalah terjadinya nasabah tidak jujur dalam memberikan infomasi yang dibutuhkan oleh Bank BNI Syari’ah Indonesia Cabang Yogyakarta, disamping itu pula terjadinya penyalagunaan dana yang diterima oleh nasabah, sedangkan penyelesaian pembiayaan AL-QARDHUL Hasan yang dilakukan dengan jalan musyawarah dan juga melalui BASYARNAS dan fiat Pengadilan Agama. Adapun kendala-kendala yang dihadapi Bank BNI Syari’ah Indonesia Cabang Yogyakarta di dalam melakukan penyelesaian pembiayaan bermasalah, pada dasarnya bersumber adalah karakter yang tidak baik, dari nasabah yang bersangkutan.
The research aimed at identifying measures taken by the Bank Negara Indonesia (BNI) Syari’ah’s Yogyakarta Branch Office to settle non performing financing in form of al-qardhul hasan agreement, bases on which considerations of the management of the bank were founded in the settlement efforts, as well as at giving contribution to the development of sciences, particularly in relation to al-qardhul hasan financing problems in the BNI Syari’ah’s Yogyakarta Branch Office. Samples were collected using primary, secondary, and tertiary data collection techniques and selected using Sample Data Analysis. According to the analysis, there were 5 respondents who met the criteria of respondent of the research. Data were collected using interviews and distribution of questionnaires and later analyzed in a qualitative manner. The research results indicated that problems arising in al-qardhul hasan financing were due to untruthful information given by the client to the BNI Syari’ah’s Yogyakarta Branch Office as well as improper use of the money. Measures taken to settle the problems included deliberations, involvement of the National Syariah Arbitration Board (Basyarnas) and religious court fiat. In its attempts to settle non performing financing, the BNI Syari’ah’s Yogyakarta Branch Office met obstacles rooted in dishonest character of the client
Kata Kunci : Pembiayaan, Al-Qardhul hasan Pembiayaan Bermasalah,Aqad Al-Qardhul hasan