Laporkan Masalah

PENYELESAIAN KREDIT MACET DENGAN MEMBELI DAN MENJUAL KEMBALI AGUNAN MILIK DEBITUR DI PT. (Persero) BANK RAKYAT INDONESIA Tbk.

Eko Widarwanto, Taufiq El Rahman, S.H. M Hum

2007 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Kenotariatan

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (a) bagaimanakah pelaksanaan penyelesaian kredit macet dengan membeli dan menjual kembali agunan milik debitur di PT. (Persero) Bank Rakyat Indonesia Tbk., dalam pelelangan umum seperti yang diatur dalam pasal 12 A Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 teantang perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan (b) hal-hal apa yang menjadi hambatan dalam praktek pembelian dan penjualan kembali agunan milik debitur di PT. (Persero) Bank Rakyat Indonesia Tbk. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian yuridis empiris yaitu suatu penelitian yang didasarkan pada penelitian dilapangan untuk mendapatkan data data primer, tetapi juga diperlukan penelitian kepustakaan dengan menggunakan data sekunder. Data primer diperoleh dari wawancara dengan responden yaitu SADK (Supervisor Administrasi Kredit) PT (Persero) Bank Rakyat Indonesia Cabang Kendal dan Cabang Situbondo dengan nara sumber pegawai Kantor Lelang Yogyakarta dan Hakim Pengadilan Negeri Sleman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya PT (Persero) Bank Rakyat Indonesia untuk menyelesaiakan kredit macet dengan membeli dan menjual kembali agunan milik debitur dengan dasar hukum pasal 12 A Undang Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang perubahan atas Undang Undang Nomor 7 tahun 1992 tentang perbankan dapat dilaksanakan walaupun ada faktor faktor yang menjadi hambatan atau kendala yaitu adanya gugatan dari pihak debitur, bukti kepemilikan berupa girik/letter c, sulitnya pengosongan dan kondisi ekonomi yang memburuk yang berakibat menurunnya harga jual agunan

The aims of the research were to recognize: (a) how the implementation of the resolution of the stalled credit by buying and reselling the debtors???? collateral in PT Persero Bank Rakyat Indonesia Tbk., in the public auction as regulated in section number 12A Act Number 10 1998 about the alteration of Act Number 7 1992 about Banking was done (b) what the obstacles in the buying and reselling activity of the debtors???? security for loans in PT (Persero) Bank Rakyat Indonesia, Tbk. were. The method used in the research was juridical-empiric method, a method which was based on the field research to get the primary data. The research also needed literature research by using secondary data. The primary data was obtained from the interview with the respondents. The respondents were SADK (Supervisor of Credit Administration) of PT (Persero) Bank Rakyat Indonesia of Situbondo and Kendal branch offices and the officers of Yogyakarta Auction Office and the Judge of State Court-Sleman. The result of the research showed that the efforts from PT (Persero) Bank Rakyat Indonesia to overcome the stalled credit problem by buying and reselling the debtors' security for loans based on section number 12A Act Number 10 1998 about the alteration of Act Number 7 1992 about Banking could be implemented despite some factors that became the obstacles or constraints, those were the accusation from the debtors, the debtors???? proof of title of land ownership, the difficult process of the evacuation, and the decreasing economical condition which resulted in the accusation price decreasing.

Kata Kunci : Kredit Macet, Membeli dan Menjual kembali, Agunan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.