Profil penurunan Fungsi Organik Mengunyah dan Menelan pada Usia Lanjut Penyandang Diabetes Mellitus di Poliklinik Geriatri RSUP Dr. Sardjito
Mora Claramita , Dr. Tri Wibowo, DSPD, DTM&H.; drg. Guno Subagyo, SpOPath
1997 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTERPeningkatan usia harapan hidup di Indonesia dari 50 tahun menjadi 65 tahun dalam dasawarsa terakhir, membawa konsekwensi meningkatnya jumlah penduduk usia lanjut. Berbagai upaya pemeliharaan kesehatan usia lanjut telah mulai direalisasikan, seperti di RSUP DR. Sardjito dalam bentuk poli geriatri, paguyuban geriatri, pos yandu usila, serta penelitian ilmiah. Karya tulis ini bertujuan untuk memberi informasi ilmiah bagi upaya pengembangan rencana pelayanan medik bagi usia lanjut di RSUP DR. Sarjito, dalam bidang assesmen kesehatan oral. Khususnya mengenai Profil Penurunan Fungsi Organik Mengunyah dan Menelan pada Usila penyandang Diabetes Mellitus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif-analitif, dengan menggunakan 85 data rekam medis dari poli geriatri RSUP DR. Sardjito tahun 1995-1997. Data digolongkan menurut Impairment (kelemahan), Dissability (keterbatasan), dan Handicap (hambatan) berdasarkan kode pada International Impairment, Dissability and Handicaps (ICDIH), WHO, 1980. Hasil digambarkan dalam tabel. Berdasarkan prevalensi tertinggi ternyata Impairment yang paling sering dijumpai adalah gangguan mastikasi (Impairment of Mastication kode: 68.6), sedangkan untuk Dissability adalah gangguan mengunyah (Dissability in Chewing kode: 38.2). Kelemahan mempengaruhi timbulnya keterbatasan, namun pada studi kasus ini keduanya tampak tidak berpengaruh terhadap timbulnya hambatan.
Kata Kunci : harapan Hidup, Usia lanjut, diabetes mellitus