Laporkan Masalah

Hubungan Antara Maturitas debngan Toleransi Terhadap Stres pada Mahasiswa Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Heru Nurdianto, Dr. Soewadi MPH

1994 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Perubahan sosial yang cepat akan mempengaruhi pada kehidupan manusia. Tidak semua orang dapat menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan tersebut, yang akhirnya dapat menimbulkan stres. Terjadinya stres atau gangguan jiwa dipengaruhi antara lain oleh maturitas kepribadian. Individu yang mature mempunyai toleransi yang baik, dalam menghadapi stresor psikososial, sebaiknya individu yang immature tidak mempunyai toleransi yang baik terhadap stresor sehingga dapat menyebabkan gangguan pada individu tersebut. Dalam penelitian ini penulis ingin mengetahui apakah terdapat hubungan antara maturitas dengan toleransi terhadap stres. Hasil yang didapat dalam perhitungan diharapkan akan memberikan jawabannya. Dari 40 data yang memenuhi syarat penelitian kemudian dilakukan pengolahan data dan analisa statistik Koefisien Korelasi Produk Moment dari Pearson. Sedangkan untuk menguji apakah terdapat perbedaan frekuensi maturitas pada mahasiswa dibandingkan mahasiswi digunakan chi Square Demikian pula untuk mengetahui hasil IPK mahasiswa berdasarkan maturitasnya digunakan Chi square test untuk melihat apakah ada perbedaan prestasi belajar yang bermakna. Hasil dari perhitungan dan analisa dari statistik adalah sebagai berikut : terdapat korelasi positif antara maturitas dengan toleransi terhadap stres (c=0,331), tidak terdapat perbedaan bermakna secara statistik frekuensi maturitas berdasarkan jenis kelamin (p>0,05), juga tidak terdapat perbedaan bermakna hasil IPK antara mahasiswa yang mempunyai maturitas berbeda (p>0,05).

Kata Kunci : Stres, Maturitas, Toleransi, Chi Square

  1. S1-FKU_1994-HeruNurdianto-Abstract.pdf  
  2. S1-FKU_1994-HeruNurdianto-Bibliography.pdf  
  3. S1-FKU_1994-HeruNurdianto-TableofContent.pdf  
  4. S1-FKU_1994-HeruNurdianto-Title.pdf