Pengaruh Persepsi Kinerja Lembaga Negara Terhadap Intensi Patuh Pajak Mahasiswa Akuntansi DIY sebagai Calon Wajib Pajak Potensial dengan Theory of Planned Behavior sebagai Variabel Mediasi
Dhiani Nur Rachmania, Sumiyana, Dr., M.Si., Ak., CA.
2026 | Skripsi | AKUNTANSI
Pajak memegang peranan krusial dalam perekonomian negara sebagai sumber utama pemasukan yang digunakan dalam pembangunan dan pemerintahan negara. Sebagai negara yang menganut self-assesment system, kesadaran masyarakat dalam membayar pajak merupakan hal krusial dalam menentukan keberhasilan pembangunan nasional. Kepatuhan Pajak tidak hanya didorong oleh rasa kewajiban hukum atau ancaman sanksi, melainkan hasil proses evaluasi psikologis masyarakat terhadap kualitas institusi negara melalui analisis Theory of Planned Behavior. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran mediasi Theory of Planned Behavior sebagai faktor internal psikologi-sosial yang terdiri dari Sikap, Norma Perilaku, dan Kontrol Perilaku Persepsian dalam hubungan antara Persepsi Kinerja Lembaga Negara yang merupakan faktor eksternal dengan Niat Patuh Pajak terhadap Mahasiswa Akuntansi DIY sebagai Calon Wajib Pajak Potensial.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode purposive sampling terhadap 177 mahasiswa Akuntansi DIY. Analisis data dilakukan dengan metode Partial Least Squares Structural Equation Modelling (PLS-SEM) menggunakan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kinerja lembaga negara berpengaruh positif dan signifikan dalam memengaruhi sikap, norma subyektif, dan kontrol perilaku persepsian. Selain itu, seluruh komponen dalam TPB secara bersamaan dimediasi dengan persepsi kinerja lembaga negara juga memiliki pengaruh positif dan signidikan dalam membentuk niat untuk patuh pajak.
Tax plays a crucial role in a country’s economy as the primary source of revenue used to finance national development and government activities. As a country that adopts a self-assessment system, public awareness in fulfilling tax obligations is a key determinant of the success of national development. Tax compliance is not solely driven by legal obligations or the threat of sanctions, but rather results from individuals’ psychological evaluation of the quality of state institutions, as analyzed through the Theory of Planned Behavior.. This study aims to examine the mediating role of the Theory of Planned Behavior as an internal psychosocial factor comprising attitude, subjective norms, and perceived behavioral control in the relationship between perceptions of state institutional performance as an external factor and tax compliance intention among accounting students in the Special Region of Yogyakarta as potential future taxpayers.
This study employs a quantitative approach using purposive sampling, involving 177 accounting students in DIY. Data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling with the SmartPLS software. The results indicate that perceptions of state institutional performance have a positive and significant effect on attitudes, subjective norms, and perceived behavioral control. Furthermore, all components of the Theory of Planned Behavior, jointly mediated by perceptions of state institutional performance, also show a positive and significant influence on the intention to comply with tax obligations.
Kata Kunci : persepsi kinerja lembaga negara, theory of planned behavior, sikap untuk patuh, norma subyektif, kontrol perilaku persepsian, niat patuh pajak