Laporkan Masalah

Industri genting di desa Karanggeneng kecamatan Boyolali kabupaten Boyolali

Purwadi Susilo, Drs. St. M. Tohardi

1993 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Usaha Industri genting merupakan salah satu aktivitas manusia dalam meningkatkan pendapatan. Usaha industri genting yang dilakukan oleh penduduk di daerah penelitian, memanfaatkan lahan tegalan sebagai bahan baku. Sebagai daerah penelitian adalah Desa Karanggeneng Kecamatan Boyolali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui usaha industri genting dalam pemenuhan kebutuhan bagi keluarga pengusaha. Penekanan tujuan dalam penelitian ini, yaitu (1) mengetahui pendapatan bersih yang diperoleh pengusaha industri genting pada musim kemarau dan musim hujan; (2) mengetahui pendapatan bersih yang diperoleh pengusaha industri genting pres dan pengusaha industri genting biasa/tradisional; (3) mengetahui besarnya sumbangan pendapatan usaha industri genting terhadap keluarga pengusaha. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survai, yaitu dengan mengambil sampel dari suatu populasi dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data, sedangkan pemilihan daerah penelitian menggunakan metode "purposive". Sebagai responden adalah pengusaha industri genting, baik pengusaha industri genting biasa/tradisional maupun pengusaha industri genting pres. Penentuan responden sebagai sampel penelitian menggunakan metode "Proporsional Stratified Random Sampling”. Di daerah penelitian terdapat 213 unit usaha industri genting yang terdiri atas 150 unit usaha industri genting biasa/ tradisional dan 63 unit usaha industri genting pres. Jumlah responden yang dijadikan sampel sebanyak 70 pengusaha atau sebesar 30 persen dari jumlah keseluruhan, meliputi 49 pengusaha industri genting biasa/tradisional dan 21 pengusaha industri genting pres. Mengingat populasi yang terdapat di daerah penelitian homogen, maka pengambilan sampel dilakukan secara acak. Untuk pengujian hipotesis dipergunakan tabel frekuensi, tabulasi silang, dan uji statistik Kai Kuadrat (X²). Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa, terdapat perbedaan pendapatan bersih yang diperoleh pengusaha industri genting pres dengan pengusaha industri genting biasa/tradisional. Pendapatan bersih yang diperoleh pengusaha industri genting pres adalah sebanyak Rp.77.904.750, sedangkan pengusaha industri genting biasa/tradisional sebanyak Rp.106.556.860. Selain itu, juga terdapat perbedaan pendapatan bersih yang diperoleh pengusaha industri genting pada musim kemarau dengan musim hujan. Pada musim kemarau pendapatan bersih yang diperoleh pengusaha industri genting sebanyak Rp.181.941.675, sedangkan musim hujan sebanyak Rp.2.518.835. Dari segi pendapatan menunjukkan bahwa, pendapatan yang diperoleh pengusaha industri genting dari usaha industri genting mampu memberikan sumbangan Rp.184.461.660 atau 46.41 persen, pendapatan dari lahan pertanian Rp.53.820.000 atau 13,54 persen, dan pendapatan lain Rp.159.192.000 atau 40,05 persen. Pendapatan dari usaha industri genting dapat memenuhi kebutuhan hidup minimum per kapita per tahun.

-

Kata Kunci : Industri genting,Boyolali,Jawa Tengah

  1. S1-1993-2932-abstract.pdf  
  2. S1-1993-2932-bibliography.pdf  
  3. S1-1993-2932-tableofcontent.pdf  
  4. S1-1993-2932-title.pdf