Evaluasi hidrologis mata air Wareh dan Asem Bosok untuk kemungkinan pengembangan obyek wisata di desa kedumulyo kecamatan Sukolilo kabupaten Pati
Purnomo, Dr. Sugeng Martopo
1987 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANPerkembangan suatu daerah selalu menuntut peningkatan berbagai fasilitas yang ada, salah satu di antaranya adalah air. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi mata air Wareh dan mata air Asem Bosok sebagai sumber air untuk obyek wisata di desa Kedumulyo Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati. Mata air ini terletak pada sisi barat pegunungan Rembang, yaitu pada jarak 5 Km utara kota Kecamatan Sukolilo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode observasi dan wawancara. Observasi dilakukan untuk mengetahui kondisi geologi, geomorfologi dan geohidrologi daerah penelitian, untuk mendukung informasi mengenahi kondisi-kondisi tersebut diatas yang diperoleh dari literatur maupun peta. Wawancara dilakukan terhadap staf Dinas Pariwisata Daerah Tingkat I Jawa Tengah untuk mengetahui perencanaan pengembangan obyek wisata di daerah Kedumulyo. Selain itu juga dilakukan wawancara terhadap penduduk setempat dan staf Dinas Pertanian Kecamatan Sukolilo untuk mengetahui kebutuhan air minum penduduk per orang per hari dan kebutuhan air irigasi daerah oncoran bendung Kasihan. Untuk mengetahui potensi kedua sumber mata air diukur dengan metode "Velocity Area Method". Kualitas air dari mata air didasarkan pada analisa laboratorium. Hasil penelitian yang diperoleh adalah debit mata air Wareh dan mata air Asem Bosk minimum masing-masing sebesar 114 liter/detik dan 49 liter/detik, sedangkan debit paling besar 451 liter/detik dan 193 liter/detik. Analisa contoh air dari kedua mata air memenuhi syarat sebagai air kolam renang, air kolam ikan, air minum dan air irigasi. Kebutuhan air untuk obyek wisata adalah sebagian dari sumber air dan setelah dipergunakan dialirkan kembali ke sungai. Kebutuhan air minum penduduk 88,12 liter/orang/hari. Kebutuhan air irigasi berkisar antara 5 liter/detik sampai 502 liter/detik. Dengan demikian, mata air Wareh dan mata air Asem Bosok mampu memenuhi syarat baik segi kuantitas maupun kualitas untuk air kolam renang, sir kolam ikan, air minum dan air irigasi.
-
Kata Kunci : Sumber air,Mataair,Obyek wisata