Kualitas Hidup dan Faktor yang Mempengaruhi pada Pasien Non-Small Cell Lung Cancer di RS Akademik UGM dan RSUP Dr. Sardjito
Evelyna Faisha Nur Khasanah, Prof. Dr. apt. Tri Murti Andayani, Sp.FRS.
2026 | Skripsi | FARMASI
Penyakit Non-Small Cell Lung Cancer (NSCLC) merupakan jenis penyakit kanker paru-paru dengan mortalitas kanker tertinggi. Pasien NSCLC memilki prognosis yang buruk dan beban gejala yang tinggi sehingga mempengaruhi kualitas hidup penderitanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kualitas hidup pasien NSCLC dan menganalisis faktor yang mempengaruhinya berdasarkan karakteristik pasien.
Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional menggunakan desain cross-sectional yang melibatkan pasien NSCLC di RSA UGM dan RSUP Dr. Sardjito pada periode November 2025-Januari 2026. Data kualitas hidup pasien diperoleh melalui wawancara dengan kuesioner EuroQol-5 Dimension-5 Level (EQ-5D-5L) menggunakan value set Indonesia. Data demografi dan klinis pasien diperoleh dari catatan medik pasien. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney dan Kruskal-Wallis untuk mengetahui perbedaan kualitas hidup pada tiap kelompok pasien NSCLC.
Penelitian ini melibatkan 120 responden dengan rata-rata usia 61,6 tahun. Sebagian besar responden berusia ? 60 tahun (58,3%), berjenis kelamin laki-laki (58,3%), berada pada stadium IV (85%), memiliki komorbid (50,8%), menjalani terapi target (55%), serta berada dalam kondisi progression free (59,2%). Rata-rata nilai utilitas pasien NSCLC adalah 0,492 ± 0,397 dan rata-rata nilai EQ-VAS sebesar 69,69 ± 13,55. Domain kualitas hidup yang paling banyak mengalami masalah adalah rasa nyeri/tidak nyaman (82,4%) dan aktivitas yang biasa dilakukan (75,1%). Hasil analisis menunjukkan bahwa komorbiditas (p=0,024), modalitas terapi (p=0,001), dan status kesehatan pasien (p=0,005) berpengaruh signifikan terhadap kualitas hidup pasien NSCLC.
Kata kunci: NSCLC, kualitas hidup, EQ-5D-5L, faktor yang mempengaruhi
Non–Small Cell Lung Cancer (NSCLC) is a type of lung cancer with the highest cancer-related mortality. Patients with NSCLC have a poor prognosis and a high symptom burden, which significantly affects their quality of life. This study aims to measure the quality of life of NSCLC patients and analyze the factors influencing it based on patient characteristics.
This research is an analytical observational study using a cross-sectional design involving NSCLC patients at UGM Academic Hospital and Dr. Sardjito General Hospital from November 2025 to January 2026. Quality of life data were collected through interviews using the EuroQol-5 Dimension-5 Level (EQ-5D-5L) questionnaire with the Indonesian value set. Patient demographic and clinical data were obtained from medical records. Data were analyzed using the Mann–Whitney and Kruskal–Wallis tests to determine differences in quality of life among patient groups with NSCLC.
A total of 120 patients were included, with a mean age of 61,6 years. Most patients were aged ? 60 years (58,3%), male (58,3%), at stage IV disease (85%), had comorbidities (50,8%), received targeted therapy (55%), and were in a progression-free condition (59,2%). The mean utility value of NSCLC patients was 0,492 ± 0,397, while the mean EQ-VAS score was 69,69 ± 13,55. The most frequently reported problem domains were pain/discomfort (82,4%) and usual activities (75,1%). The analysis showed that comorbidities (p = 0,024), treatment modality (p = 0,001), and patients’ health status (p = 0,005) were significantly associated with quality of life in NSCLC patients.
Keywords: NSCLC, quality of life, EQ-5D-5L, influencing factors.
Kata Kunci : NSCLC, kualitas hidup, EQ-5D-5L, faktor yang mempengaruhi