Laporkan Masalah

Analisis Potensi Antioksidan Fraksi Batang Selaginella ornata (Hook & Grev.) Spring Di Kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu secara in vitro dan in silico

Anandita Amalia Dewi, Dr. Tri Rini Nuringtyas, S.Si., M.Sc.

2026 | Skripsi | BIOLOGI

Selaginella merupakan tanaman yang telah dimanfaatkan sebagai obat tradisional di berbagai wilayah karena profil metabolit pada spesies ini melimpah dan memiliki aktivitas farmakologi, salah satunya aktivitas antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas antioksidan pada batang Selaginella ornata. Penelitian ini menguji fraksi etanol dan kloroform batang Selaginella ornata di dua lokasi yaitu Simpang Macan dan Sobleman 1. Metode yang digunakan untuk mengevaluasi aktivitas antioksidan berupa metode DPPH dan penangkapan radikal mikro hidroksil, identifikasi profil metabolit dengan GC-MS, prediksi aktivitas senyawa dan kemiripan dengan obat, serta studi in silico dengan penambatan molekuler terhadap enzim NADPH Oxidase (NOX). Hasil menunjukkan bahwa fraksi etanol Simpang Macan memiliki aktivitas antioksidan paling tinggi dengan nilai IC?? 2,34 ± 0,01 mg/ml dan aktivitas penangkapan radikal mikro hidroksil berada pada persentasi 6,31 ± 1,59 pada konsentrasi 1000 ppm. Identifikasi metabolit fraksi etanol Sobleman 1 sebagai representatif menunjukkan adanya  tiga senyawa dengan area tertinggi diantaranya senyawa dari golongan fenol berupa 2,4-di-tert-butilfenol dan senyawa dari golongan metil ester asam lemak yaitu asam 9-oktadekenoat (Z)-,metil ester dan asam heksadekanoat, metil ester. Ketiga senyawa tersebut memenuhi syarat aturan Lipinski dan memiliki kesamaan aktivitas senyawa (Pa>Pi) berupa antiinflamasi. Studi in silico pada enzim NOX (PDB ID: 2CDU) menunjukkan bahwa 2,4-di-tert-butilfenol memiliki afinitas yang lebih kuat dibanding senyawa pembanding, apocynin, dengan nilai binding affinity -7,0 kcal/mol. Interaksi senyawa didominasi oleh ikatan pi-alkil dan alkil.


Selaginella is a plant that has been used as traditional medicine in various regions due to its rich metabolite profile and diverse pharmacological activities, for instance antioxidant activity. This study aimed to analyze the antioxidant activity of the stem of Selaginella ornata. Ethanol and chloroform fractions of Selaginella ornata stems collected from two locations, Simpang Macan and Sobleman 1, were evaluated. Antioxidant activity was assessed using the DPPH method and hydroxyl micro-radical scavenging assay. Metabolite profiling was performed using GC–MS, followed by prediction of compound pharmacological  activity and drug-likeness, as well as an in silico study through molecular docking against the NADPH Oxidase (NOX) enzyme. The results showed that the ethanol fraction from Simpang Macan exhibited the highest antioxidant activity with an IC?? value of 2.34 ± 0.01 mg/mL, while the hydroxyl micro-radical scavenging activity reached 6.31 ± 1.59 percent at a concentration of 1000 ppm. Metabolite identification of the ethanol fraction from Sobleman 1 as a representative sample revealed three major compounds with the highest peak areas, including a phenolic compound, 2,4-di-tert-butylphenol, and two fatty acid methyl esters which are 9-octadecenoic acid (Z)-, methyl ester and hexadecanoic acid, methyl ester. All three compounds fulfilled Lipinski’s Rule of Five and showed similar predicted biological activity (Pa > Pi), particularly anti-inflammatory activity. The in silico study targeting the NOX enzyme (PDB ID: 2CDU) demonstrated that 2,4-di-tert-butylphenol exhibited stronger binding affinity than the reference compound, apocynin, with a binding affinity value of ?7.0 kcal/mol. The compound–protein interactions were predominantly mediated by pi-alkyl and alkyl interactions.


Kata Kunci : DPPH, GC-MS, mikro hidroksil, NADPH Oxidase, Selaginella ornata

  1. S1-2026-477355-abstract.pdf  
  2. S1-2026-477355-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-477355-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-477355-title.pdf