Laporkan Masalah

Analisis Proses Digitalisasi Akuntansi Terintegrasi Berbasis Cloud Computing pada Perusahaan di Industri Manufaktur Pakan Ternak (Studi Kasus pada PT Agrofeed Multi Perkasa)

Muhammad Nur Maulana, Rijadh Djatu Winardi, S.E., M.Sc., Ph.D., CFE., CFrA., CACP., CTA., ACPA.

2026 | Skripsi | AKUNTANSI

Industri pada sektor pakan ternak merupakan bagian dari industri manufaktur yang memiliki potensi dan peran besar dalam perekonomian di Indonesia. Perusahaan di industri ini menghadapi tantangan dari karakteristik bahan baku agrikultur dan dinamika persaingan. Hal ini menjadikan perusahaan dalam industri, terutama perusahaan baru seperti PT Agrofeed Multi Perkasa, membutuhkan sistem informasi yang mampu mendukung operasional dan proses pengambilan keputusan secara relevan, andal, dan tepat waktu. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis model digitalisasi akuntansi yang dirancang dan dikembangkan oleh PT Agrofeed Multi Perkasa. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis implikasi digitalisasi akuntansi pada proses pengambilan keputusan manajerial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan teori utama Actor-Network Theory untuk melakukan analisis. Hasil dari penelitian menunjukkan proses digitalisasi tidak berjalan secara sekuensial karena kekurangan dalam pendefinisian masalah sehingga aktor Bahan Baku Produksi melakukan pemberontakan (dissidence). Proses digitalisasi dapat berjalan karena didukung dengan kesadaran top level management terhadap pentingnya digitalisasi akuntansi terintegrasi. Digitalisasi ini memberikan dampak pada pengambilan keputusan manajerial dengan peningkatan kemampuan mitigasi risiko, evaluasi harga pokok produksi, pengendalian arus kas, dan pengawasan jarak jauh.

The animal feed sector is a vital component of the manufacturing industry, holding significant potential and playing a major role in the Indonesian economy. Companies within this industry face distinct challenges stemming from the characteristics of agricultural raw materials and competitive dynamics. Consequently, firms, particularly new entrants such as PT Agrofeed Multi Perkasa, require information systems capable of supporting operations and facilitating relevant, reliable, and timely decision-making. The objective of this study is to analyze the digital accounting model designed and developed by PT Agrofeed Multi Perkasa. Furthermore, this research aims to examine the implications of accounting digitalization on managerial decision-making processes. The study employs a qualitative approach, utilizing Actor-Network Theory (ANT) as the primary analytical framework. The findings reveal that the digitalization process did not unfold sequentially due to inadequacies in problem definition, which subsequently led to dissidence by the Production Raw Material actor. Nevertheless, the digitalization initiative was able to proceed, driven by top-level management's awareness of the critical importance of integrated accounting digitalization. Ultimately, this digital transformation significantly impacted managerial decision-making by enhancing risk mitigation capabilities, improving the evaluation of the cost of goods manufactured, strengthening cash flow control, and facilitating remote monitoring.

Kata Kunci : Digitalisasi akuntansi, cloud computing, actor-network theory, pengambilan keputusan manajemen, industri pakan ternak

  1. S1-2026-493777-abstract.pdf  
  2. S1-2026-493777-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-493777-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-493777-title.pdf