Pengaruh Kompetensi SDM, Transparansi dan Tekanan Eksternal terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah: Studi pada Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah Kabupaten Bantul
Amanda Widya Pramesti, Dr. Nunuk Dwi Retnandari, M.Si.
2026 | Skripsi | ILMU ADMINISTRASI NEGARA (MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK)
Dinamika tata kelola keuangan daerah di Indonesia menunjukkan kompleksitas tersendiri, salah satunya terlihat dari ketidakselarasan antara konsistensi capaian Opini BPK Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan tren penurunan nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di Kabupaten Bantul. Hal ini mengindikasikan adanya kesenjangan antara akuntabilitas keuangan dan kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi sumber daya manusia (SDM), transparansi, dan tekanan eksternal terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) secara parsial dan simultan. Studi ini memiliki kepentingan akademis dalam memperkaya kajian akuntansi sektor publik melalui integrasi perspektif Teori Kelembagaan, New Public Management, dan Teori Keagenan, serta nilai praktis sebagai bahan evaluasi dan perumusan kebijakan bagi pemerintah daerah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada seluruh populasi, yaitu 91 pegawai Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Bantul. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak IBM SPSS Statistics versi 26. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketiga variabel independen terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas LKPD baik secara parsial maupun simultan. Kesimpulan penelitian ini mengisi kesenjangan literatur dengan membuktikan bahwa peningkatan kualitas LKPD memerlukan pendekatan holistik yang memadukan penguatan kompetensi SDM, praktik transparansi, dan respons terhadap tekanan eksternal. Implikasi manajerial dari temuan ini adalah perlunya pemerintah daerah merancang program pengembangan kapasitas SDM yang berkelanjutan, optimalisasi platform transparansi informasi keuangan, dan membangun mekanisme yang responsif dengan pemangku kepentingan eksternal.
The dynamics of regional financial governance in Indonesia present unique complexities. One of these is the misalignment between the consistent achievement of the Supreme Audit Agency’s Unqualified Opinion (WTP) and the declining trend in the Government Agency Performance Accountability System (SAKIP) score in Bantul Regency, which indicates a gap between financial accountability and performance. This study aims to analyze the influence of human resource (HR) competency, transparency, and external pressure on the quality of local government financial reports (LKPD), both partially and simultaneously. Academically, this research contributes to the public sector accounting literature by integrating the perspectives of Institutional Theory, New Public Management, and Agency Theory. Practically, it serves as an evaluation and policy formulation basis for local governments. A quantitative survey method was employed. Primary data were collected through questionnaires distributed to the entire population of 91 employees of the Regional Revenue, Financial, and Asset Management Agency (BPKPAD) of Bantul Regency. Data were processed using IBM SPSS Statistics version 26. The analysis results demonstrate that all three independent variables have a significant positive effect on LKPD quality, both partially and simultaneously. The study concludes by filling a gap in the literature, proving that enhancing LKPD quality requires a holistic approach that integrates the strengthening of HR competency, transparent practices, and responsiveness to external pressure. The managerial implication of these findings is the necessity for local governments to design sustainable HR capacity development programs, optimize platforms for financial information transparency, and establish responsive mechanisms with external stakeholders.
Kata Kunci : Kualitas Laporan Keuangan, Kompetensi SDM, Transparansi, Tekanan Eksternal, Pemerintah Daerah, Financial Report Quality, Human Resource Competency, Transparency, External Pressure, Local Government.