Laporkan Masalah

Kinerja Keuangan Agrowisata dan Tingkat Partisipasi Masyarakat di Desa Wisata Bantaragung Kabupaten Majalengka

Tania Nugraheni Ayuningtyas, Dr. Hani Perwitasari, S.P., M.Sc ; Prof. Dr. Ir. Dwidjono H.D, M.S

2026 | Tesis | S2 Magister Manj.Agribisnis

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan dan tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan Desa Wisata Bantaragung, Kabupaten Majalengka. Secara khusus, fokus penelitian meliputi penilaian kinerja keuangan Pasar Bumi Pakuwon sebagai daya tarik utama agrowisata berdasarkan rasio profitabilitas, analisis tingkat dan klasifikasi partisipasi masyarakat pada setiap tahapan pengelolaan desa wisata, serta faktor-faktor yang memengaruhi tingkat partisipasi masyarakat. Lokasi penelitian ditentukan secara sengaja dengan pertimbangan Desa Wisata Bantaragung merupakan salah satu desa wisata unggulan berbasis agrowisata di Kabupaten Majalengka dan telah memperoleh pengakuan pada ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI). Responden penelitian terdiri atas masyarakat yang terlibat dalam pengelolaan dan pelaksanaan kegiatan desa wisata, yang ditentukan menggunakan metode purposive sampling. Data yang digunakan meliputi data primer yang diperoleh melalui kuesioner dan wawancara, serta data sekunder berupa laporan keuangan Pasar Bumi Pakuwon dan dokumen pendukung lainnya. Metode analisis yang digunakan meliputi analisis deskriptif kuantitatif untuk menilai kinerja keuangan menggunakan rasio Net Profit Margin (NPM), Return on Assets (ROA), dan Return on Equity (ROE). Tingkat partisipasi masyarakat dianalisis menggunakan skala Likert dan diklasifikasikan berdasarkan kerangka Ladder of Citizen Participation dari Arnstein (1969). Selain itu, analisis regresi logistik biner digunakan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi tingkat partisipasi masyarakat, yang meliputi umur, tingkat pendidikan, pendapatan, motivasi, dan jenis kelamin. Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja keuangan Pasar Bumi Pakuwon berada pada kategori sangat baik, yang tercermin dari tingginya nilai rasio profitabilitas. Tingkat partisipasi masyarakat secara keseluruhan berada pada klasifikasi placation dalam tingkatan tokenism, dengan tingkat partisipasi tertinggi terdapat pada tahap pelaksanaan dan tingkat partisipasi relatif lebih rendah pada tahap perencanaan, bagi hasil, dan evaluasi. Analisis regresi menunjukkan bahwa variabel pendapatan dan motivasi berpengaruh signifikan terhadap tingkat partisipasi masyarakat, sementara variabel umur, pendidikan, dan jenis kelamin tidak berpengaruh secara signifikan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan agrowisata di Desa Wisata Bantaragung telah didukung oleh kinerja keuangan yang kuat dan keterlibatan masyarakat yang relatif aktif, meskipun kewenangan masyarakat dalam pengambilan keputusan strategis masih terbatas. Oleh karena itu, penguatan peran masyarakat dalam proses perencanaan, evaluasi, dan pengelolaan manfaat ekonomi menjadi penting untuk mendorong peningkatan partisipasi menuju tingkat citizen power.

This study aims to analyze the financial performance and the level of community participation in the management of Bantaragung Tourism Village, Majalengka Regency. Specifically, the study focuses on assessing the financial performance of Pasar Bumi Pakuwon as the main agro-tourism attraction based on profitability ratios, analyzing the level and classification of community participation at each stage of tourism village management, and identifying the factors influencing the level of community participation. The research location was purposively selected, considering that Bantaragung Tourism Village is one of the leading agro-tourism-based villages in Majalengka Regency and has received recognition in the Indonesian Tourism Village Award (ADWI). The respondents consisted of community members involved in the management and implementation of tourism village activities, selected using a purposive sampling method. The data used include primary data obtained through questionnaires and interviews, as well as secondary data in the form of financial reports of Pasar Bumi Pakuwon and other supporting documents. The analysis methods include descriptive quantitative analysis to assess financial performance using Net Profit Margin (NPM), Return on Assets (ROA), and Return on Equity (ROE). The level of community participation was analyzed using a Likert scale and classified based on the Ladder of Citizen Participation. In addition, binary logistic regression analysis was employed to examine the factors influencing community participation, including age, education level, income, motivation, and gender. The results show that the financial performance of Pasar Bumi Pakuwon falls into a very good category, as indicated by high profitability ratios. Overall, the level of community participation is classified as placation within the tokenism level, with the highest participation occurring at the implementation stage, while participation is relatively lower at the planning, benefit-sharing, and evaluation stages. The regression analysis indicates that income and motivation significantly influence the level of community participation, whereas age, education, and gender do not have a significant effect. This study demonstrates that the development of agro-tourism in Bantaragung Tourism Village has been supported by strong financial performance and relatively active community involvement. However, community authority in strategic decision-making remains limited. Therefore, strengthening community roles in planning, evaluation, and the management of economic benefits is essential to promote higher levels of participation toward citizen power.

Kata Kunci : KINERJA KEUANGAN, AGROWISATA, PARTISIPASI MASYARAKAT, DESA WISATA BANTARAGUNG

  1. S2-2026-510327-abstract.pdf  
  2. S2-2026-510327-bibliography.pdf  
  3. S2-2026-510327-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2026-510327-title.pdf