Laporkan Masalah

TRANSMISI KEBIJAKAN MONETER MELALUI STRUKTUR PENDANAAN BANK: BUKTI DARI PERBANKAN ASEAN

Kenzi Aminullah Adli, Sekar Utami Setiastuti, S.E., M.Sc., Ph.D. ; Gunawan, B.Sc., M.Sc., Dipl.Stat.Ec., Ph.D.

2026 | Skripsi | ILMU EKONOMI

Penelitian ini menganalisis transmisi kebijakan moneter melalui kanal simpanan pada sistem perbankan ASEAN dengan menekankan peran struktur pendanaan bank dalam menentukan kekuatan dan timing respons terhadap pengetatan moneter. Dengan menggunakan data panel kuartalan tingkat bank untuk bank umum komersial terdaftar di Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Filipina selama periode 2017Q1 hingga 2024Q4, stance kebijakan moneter diukur menggunakan indikator pengetatan berbasis Taylor gap dan estimasi dilakukan dengan spesifikasi two-way fixed effects yang mengendalikan heterogenitas tetap antarbank serta kondisi spesifik negara dan waktu melalui efek tetap country × quarter. Analisis disusun dalam tiga tahap yang saling terhubung, yaitu: (i) pengujian rate-asymmetric pass through pada net interest margin (NIM) yang menunjukkan bahwa pengetatan berkaitan dengan respons margin yang berbeda antarbank sesuai struktur pendanaannya, sejalan dengan rigiditas penyesuaian suku bunga simpanan dibandingkan imbal hasil aset; (ii) evaluasi penyesuaian pendanaan melalui dinamika simpanan yang menemukan bahwa kondisi moneter yang lebih ketat berkaitan dengan tekanan realokasi simpanan yang lebih besar, terutama pada bank yang lebih terekspos terhadap rigiditas biaya dana; dan (iii) pengujian implikasi terhadap penyaluran kredit yang menunjukkan bahwa penyesuaian pendanaan pada periode pengetatan diikuti oleh pelemahan pertumbuhan kredit, sehingga tekanan di sisi liabilitas dapat diteruskan ke fungsi intermediasi bank. Secara keseluruhan, hasil penelitian menegaskan bahwa struktur pendanaan bukan sekadar karakteristik neraca, melainkan variabel kunci yang membentuk intensitas dan timing transmisi x kebijakan moneter pada sistem perbankan yang bergantung pada simpanan, sehingga evaluasi ketahanan likuiditas perlu memasukkan perilaku simpanan yang bergantung pada tingkat suku bunga, khususnya bagi bank dengan dominasi CASA.

This thesis investigates monetary policy transmission through the deposits channel in ASEAN, emphasizing how bank funding structure shapes the pass-through of policy tightening to bank margins, deposit funding, and credit supply. Using quarterly bank-level panel data for listed commercial banks in Indonesia, Malaysia, Thailand, and the Philippines over 2017Q1 to 2024Q4, monetary policy stance is proxied by a Taylor-gap-based tightening indicator and the empirical strategy applies two-way fixed effects specifications controlling for time-invariant bank heterogeneity and country-by-quarter conditions. The analysis is organized into three linked stages: the first examines rate-asymmetric pass-through to net interest margin (NIM) and finds that tightening is associated with differential margin responses across banks depending on their reliance on low-cost retail funding, consistent with sluggish adjustment in deposit costs relative to asset yields; the second evaluates funding adjustment through deposit dynamics and documents that tighter monetary conditions are associated with stronger deposit reallocation pressures, particularly for banks more exposed to deposit rate rigidity; the third assesses credit supply implications and shows that funding adjustments during tightening are accompanied by weaker loan growth, indicating that liability-side stress can propagate to bank intermediation. Overall, the findings highlight that funding structure is not merely a balance-sheet characteristic but a key state variable governing the strength and timing of monetary policy transmission in deposit-reliant banking systems, implying that assessments of liquidity resilience xii should incorporate interest-rate-dependent deposit behavior, especially for CASA intensive banks.

Kata Kunci : deposits channel, monetary policy transmission, funding structure, CASA, bank lending, ASEAN

  1. S1-2026-498748-abstract.pdf  
  2. S1-2026-498748-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-498748-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-498748-title.pdf