Laporkan Masalah

Perlindungan hukum bagi kreditur pemegang sertifikat jaminan Fidusia kendaraan bermotor

PRIYANTOKO, Agus, H. Mustafa, SH.,MS

2005 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Kenotariatan)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum bagi kreditur selaku pemegang Sertifikat Jaminan Fidusia khususnya untuk benda obyek jaminan fidusia berupa kendaraan bermotor dalam hal benda obyek jaminan fidusia tersebut dialihkan oleh pemberi fidusia tanpa persetujuan terlebih dahulu dari kreditur. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris yaitu penelitian lapangan yang diperkuat dengan penelitian kepustakaan. Data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah data primer yaitu data yang diperoleh langsung dari lapangan dengan menggunakan alat pengumpulan data berupa wawancara, yang didukung oleh data sekunder yaitu data yang diperoleh dari penelitian kepustakaan melalui studi dokumen. Selanjutnya terhadap data-data yang diperoleh dilakukan analisis secara kualitatif dan dibuat dalam bentuk laporan hasil penelitian yang bersifat deskriptif. Berdasarkan penelitian, diperoleh hasil bahwa kreditur pemegang Sertifikat Jaminan Fidusia khususnya untuk benda obyek jaminan fidusia berupa kendaraan bermotor belum sepenuhnya terlindungi dalam hal benda obyek jaminan fidusia tersebut dialihkan oleh pemberi fidusia tanpa persetujuannya. Hal ini karena Sertifikat Jaminan Fidusia diterbitkan oleh Kantor Pendaftaran Fidusia Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia yang bukan merupakan instansi penerbit dokumen kepemilikan kendaraan bermotor dan tidak mempunyai hubungan koneksitas dengan instansi penerbit dokumen kepemilikan kendaraan bermotor yaitu kepolisian, sehingga tidak dapat mengontrol dan mencegah terjadinya peralihan hak kepemilikan kendaraan bermotor yang telah dibebani dengan jaminan fidusia maupun didalam mencegah terjadinya pembebanan fidusia ulang terhadap kendaraan bermotor yang sama.

This research aims to investigate legal protection for creditor as a holder of fiducia security certificate, especially for such a security object as motorized vehicle in a case where the security object is transferred by the fiducia grantor without prior permission from the creditor. This is a juridical empirical research, i.e., a field research that is strengthened with library research. It used primary data obtained from field through interview as data collecting instrument. Secondary data for support were obtained from library research by means of study on documents. These data were then analyzed qualitatively, while the result was presented descriptively. Based on the findings, the research concluded that the creditor holding fiducia security certificate, in particular fiducia security object in the form of motorized vehicle has not been entirely protected in the case where the object is transferred by the fiducia grantor without his prior approval. This happens because the certificate of fiducia security was published by the Fiducia Registration Office of the Department of Justice and Human Rights, which is not an institution publishing motorized vehicle ownership certificate and has no connectivity relationship with the institution that publishes vehicle ownership certificate, i.e., the police. Consequently, it is not able to control or prevent a transfer of ownership for motorcycle that has been bound with a fiducia security, or to prevent a fiducia security being imposed twice for the same object.

Kata Kunci : Perlindungan Hukum, Sertifikat Jaminan Fidusia, Kendaraan Bermotor, Legal Protection, Fiducia Security Certificate, Motorized Vehicle


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.