Laporkan Masalah

Association Between The Number of Sexual Partners and Condyloma Acuminata Lesions

Aliya Maisara Putri, Dr. dr. Devi Artami Susetiati, M.Sc., Sp.D.V.E, Subsp.Ven ; dr. Nurwestu Rusetiyanti, M.Kes, Sp.D.V.E, Subsp.Ven

2026 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER

Latar Belakang: Kondiloma akuminata, yang umumnya dikenal sebagai kutil kelamin, adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Human Papillomavirus (HPV). Peningkatan pesat jumlah kunjungan ke dokter untuk kondiloma akuminata telah mendorong minat baru pada penyakit menular seksual ini. Meskipun infeksi paling sering terjadi melalui hubungan seksual, perilaku seksual termasuk memiliki banyak pasangan seksual dapat memengaruhi perbedaan jumlah lesi kondiloma akuminata.

Tujuan: Studi ini dilakukan untuk menilai apakah perilaku seksual, termasuk memiliki banyak pasangan seksual, dapat menyebabkan perbedaan manifestasi klinis kondiloma akuminata, seperti jumlah lesi.

Metode: Studi ini menggunakan desain analitik potong lintang dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari rekam medis pasien di RSUP Dr. Sardjito dari tahun 2020 hingga 2024. Uji Chi-square dan uji Fisher's exact digunakan untuk menilai hubungan antar variabel.

Hasil: Sebanyak 64 pasien dengan kondiloma akuminata dimasukkan dalam penelitian ini. Usia rata-rata pasien adalah 28,5 ± 10,8 tahun, dan usia rata-rata saat pertama kali berhubungan seksual adalah 19,9 ± 3,7 tahun. Tidak ditemukan perbedaan signifikan antara kelompok monopartner dan multipartner dalam hal usia (p = 0,465), jenis kelamin (p = 0,133), jumlah lesi (p = 0,756), dan penggunaan kondom (p = 0,067). Perbedaan signifikan ditemukan pada status perkawinan (p = 0,010), usia saat pertama kali berhubungan seksual (p = 0,006), dan riwayat HIV (p = 0,013). Perilaku seksual genital lebih sering dilaporkan pada kelompok monopartner (p = 0,039), sedangkan perilaku seksual anal (p = 0,021) dan oral (p = 0,039) secara signifikan lebih umum pada kelompok multipartner. Tidak ditemukan perbedaan signifikan dalam perilaku seksual digital antara kedua kelompok (p = 1,000).

Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara jumlah pasangan seksual dan lesi Kondiloma Akuminata yang diamati pada responden penelitian.

Kata kunci: Kondiloma akuminata, kutil kelamin, jumlah pasangan seksual.

Background : Condylomata Acuminata, commonly known as genital wart is a sexually transmitted disease caused by Human Papillomavirus (HPV). The rapid increase in the number of physician office visits for condylomata acuminata has prompted renewed interest in this sexually-transmitted disease. While the infection is most often by sexual intercourse, sexual behavior including having had multiple sexual partners might influence the differences in number of condylomata acuminata lesions.

Objective : This study was conducted to assessed whether sexual behavior, including having had multiple sexual partners can cause difference in condylomata acuminata clinical manifestation, such as the number of lesions.

Methode : This study employed an analytical cross-sectional design using secondary data obtained from patient’s medical records at RSUP Dr. Sardjito from 2020 to 2024. The Chi-square test and Fisher’s exact test was used to assess associations between variables.

Results : A total of 64 patients with condyloma acuminata were included. The mean patient age was 28.5 ± 10.8 years, and the mean age at first sexual intercourse was 19.9 ± 3.7 years. No significant differences were observed between the monopartner and multipartner groups in terms of age (p = 0.465), gender (p = 0.133), lesion number (p = 0.756), and condom use (p = 0.067). Significant differences were found in marital status (p = 0.010), age at first sexual intercourse (p = 0.006), and HIV history (p = 0.013). Genital sexual behavior was more frequently reported in the monopartner group (p = 0.039), whereas anal (p = 0.021) and oral (p = 0.039) sexual behaviors were significantly more common in the multipartner group. No significant difference was observed in digital sexual behavior between the two groups (p = 1.000). 

Conclusion : There is no statistically significant association between the number of sexual partners and Condyloma Acuminata lesions observed in the study respondents.

Keywords : Condylomata acuminata, genital wart, number of sexual partners.

Kata Kunci : Condylomata acuminata, genital wart, number of sexual partners

  1. S1-2026-492265-abstract.pdf  
  2. S1-2026-492265-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-492265-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-492265-title.pdf