Laporkan Masalah

Fairness, Perceived Benefits, and Gen Z’s Willingness to Pay Taxes on Padel Activities in Yogyakarta

Azalia Ilma Irfani, Dr. Puspita Ghaniy Anggraini, S.E.

2026 | Skripsi | AKUNTANSI

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh persepsi keadilan dan manfaat yang dirasakan terhadap kesediaan membayar (willingness to pay/WTP) mahasiswa Generasi Z atas Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) pada aktivitas padel di Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan data yang dikumpulkan melalui kuesioner daring yang disebarkan kepada mahasiswa S1 Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada yang masih aktif dan memiliki pemahaman mengenai konsep perpajakan. Sebanyak 60 respon valid dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manfaat yang dirasakan memiliki pengaruh positif dan signifikan secara statistik terhadap kesediaan membayar, sedangkan persepsi keadilan tidak menunjukkan pengaruh. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerimaan PBJT atas aktivitas padel di kalangan mahasiswa Generasi Z lebih dipengaruhi oleh manfaat yang dirasakan dibandingkan oleh pertimbangan keadilan, sehingga menekankan pentingnya komunikasi yang transparan serta manfaat publik yang terlihat dalam implementasi pajak konsumsi daerah pada aktivitas rekreasi yang sedang berkembang.

This study aims to examine the influence of fairness perception and perceived benefits on Generation Z students’ willingness to pay (WTP) for Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) for padel activities in Yogyakarta. Using a quantitative approach, data were collected through an online questionnaire distributed to undergraduate students of the Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada, who were actively enrolled and had an understanding of taxation concepts. A total of 60 valid responses were analyzed using multiple linear regression with the assistance of IBM SPSS Statistics. The results reveal that perceived benefits have a positive and statistically significant effect on willingness to pay, whereas fairness perception does not show an effect. These findings suggest that acceptance of PBJT on padel activities among Generation Z students is driven more strongly by perceived benefits than by fairness considerations, highlighting the importance of transparent communication and visible public benefits in the implementation of local consumption taxes on emerging recreational activities.

Kata Kunci : PBJT, fairness perception, perceived benefits, willingness to pay, Generation Z, padel

  1. S1-2026-492213-abstract.pdf  
  2. S1-2026-492213-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-492213-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-492213-title.pdf