Laporkan Masalah

Manajemen Komunikasi Krisis Maskapai Penerbangan Saat Terjadi Kecelakaan Pesawat (Studi Kasus Penanganan Krisis Maskapai Lion Air Atas Kecelakaan Pesawat Lion Air JT610)

Benedictus Bellnando Putra Widiwanto, Dr. Muhamad Sulhan, S.I.P., M.Si.

2025 | Tesis | S2 Ilmu Komunikasi

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen komunikasi krisis yang dilakukan oleh maskapai Lion Air sebelum, saat terjadi, serta penyelesaian krisis kecelakaan pesawat Lion Air JT610, yang merupakan salah satu krisis penerbangan terbesar di Indonesia yang menewaskan seluruh penumpang dan awak kabin. Lion Air telah mengalami 20 kecelakaan sejak tahun 1999, dan kecelakaan pesawat Lion Air JT610 merupakan kecelakaan yang paling besar dalam industri penerbangan, khususnya maskapai Lion Air. Krisis pada organisasi atau perusahaan tidak dapat dipisahkan satu sama lain, sehingga harus ditangani dengan manajemen komunikasi krisis yang baik, meliputi persiapan, penanganan, serta perbaikan pasca krisis. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus. Data primer dalam penelitian ini diambil melalui wawancara mendalam dengan dua informan kunci yang terlibat langsung dalam proses manajemen komunikasi krisis maskapai Lion Air pada saat kejadian, sedangkan data sekunder diperoleh dari siaran pers resmi dan media sosial maskapai Lion Air, serta pemberitaan media tentang krisis tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa maskapai Lion Air telah memiliki kesadaran akan adanya krisis yang berdampingan dengan maskapai, beriringan dengan persiapan yang matang. Persiapan tersebut mempengaruhi penanganan serta perbaikan yang terjadi setelah krisis. Namun, lemahnya komunikasi dengan pihak eksternal serta lambatnya penyampaian informasi akibat regulasi yang berlaku dan tidak efektifnya penggunaan media sosial membuat penanganan krisis tidak sepenuhnya maksimal. Penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen komunikasi yang terjadi di Lion Air bersifat berkelanjutan dan membutuhkan komunikasi intensif dengan semua stakeholder dan pihak yang terdampak krisis. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan bagi akademisi dan organisasi berisiko tinggi dalam melakukan manajemen komunikasi krisis yang lebih adaptif mengikuti perkembangan.

This study aims to analyze the crisis communication management implemented by Lion Air before, during, and after the resolution of the Lion Air JT610 aircraft accident, which represents one of the largest aviation crises in Indonesia and resulted in the deaths of all passengers and crew members. Lion Air has experienced 20 accidents, since 1999, with the JT610 crash being the most severe accident in the airline's operational history. Crises are inseparable from organizational and corporate contexts and therefore must be managed through effective crisis communication management, encompassing preparedness, crisis response, and post-crisis recovery. This research adopts a case study approach. Primary data were collected through in-depth interviews with two key informants who were directly involved in the crisis communication management process at Lion Air during the incident. Secondary data were obtained from official press releases and social media platforms of Lion Air, as well as media coverage related to the crisis. The findings indicate that Lion Air had a strong awareness of the potential for crises inherent in airline operations, accompanied by relatively thorough preparations. These preparations influenced both the crisis response and post-crisis recovery processes. However, weaknesses in external communication and delays in information dissemination- caused by regulatory constraints and ineffective use of social media-resulted in crisis handling that was not fully optimal. This study demonstrates that crisis communication management at Lion Air's is continous in nature and requires intensive communication with all stakeholders and parties affected by the crisis. The findings are expected to serve as a reference for academics and high-risk organizations in developing more adaptive crisis communication management strategies in response to evolving challenges.

Kata Kunci : Manajemen Komunikasi Krisis, Kecelakaan Pesawat, Lion Air JT610, Studi Kasus.

  1. S2-2025-500924-abstract.pdf  
  2. S2-2025-500924-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-500924-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-500924-title.pdf