Laporkan Masalah

Etika Pariwisata Pada Wisata Off-Road Vehicles (ORVs) di Pantai Parangtritis

Dovan Patrioza, 1. Prof. Dr. Heddy Shri Ahimsa-Putra, M.A., M.Phil., ; Prof. Dr. Sudarmadji, M.Eng.Sc.,

2026 | Tesis | S2 Magister Kajian Pariwisata

Perkembangan wisata Off-Road Vehicles (ORVs) di Pantai Parangtritis merupakan inovasi atraksi wisata yang berkontribusi terhadap peningkatan daya tarik destinasi dan ekonomi lokal. Namun, aktivitas ini juga memunculkan berbagai persoalan etis yang berkaitan dengan kelestarian lingkungan alam, relasi antar pelaku usaha pariwisata, serta kenyamanan dan keselamatan wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana etika wisata ORVs terbentuk dalam interaksi dengan lingkungan alam, sesama pelaku usaha ORVs dan pelaku usaha pariwisata lainnya, serta wisatawan di kawasan Pantai Parangtritis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika wisata ORVs terhadap lingkungan alam belum sepenuhnya berorientasi pada prinsip keberlanjutan, meskipun telah muncul kesadaran ekologis terbatas di kalangan pelaku usaha. Dalam relasi antar pelaku usaha, etika wisata ORVs ditandai oleh praktik persaingan, penetapan harga, dan distribusi manfaat ekonomi yang belum sepenuhnya adil, sehingga berpotensi memunculkan konflik. Sementara itu, dalam interaksi dengan wisatawan, etika wisata ORVs tercermin pada aspek kenyamanan, keamanan, dan keadilan harga, namun masih dihadapkan pada persoalan keselamatan operasional dan kualitas layanan. Etika wisata ORVs di Pantai Parangtritis pada akhirnya terbentuk sebagai proses sosial yang dinamis dan kontekstual, dipengaruhi oleh kepentingan ekonomi, tekanan pasar pariwisata, serta kesadaran moral para pelaku wisata.

The development of Off-Road Vehicles (ORVs) tourism at Parangtritis Beach represents an innovative form of tourist attraction that contributes to destination appeal and local economic growth. However, this activity has also generated various ethical concerns related to environmental sustainability, relationships among tourism business actors, as well as tourist comfort and safety. This study aims to analyze how tourism ethics are constructed through interactions between ORVs tourism practices and the natural environment, among ORVs operators and other tourism-related business actors, and between ORVs operators and tourists at Parangtritis Beach. The research adopts a qualitative approach using an ethnographic method, employing participant observation, in-depth interviews, and document analysis.

The findings indicate that ethical practices of ORVs tourism toward the natural environment have not yet been fully oriented toward sustainability principles, although a limited degree of ecological awareness has begun to emerge among tourism operators. In relations among business actors, ORVs tourism ethics are characterized by competitive practices, pricing mechanisms, and the distribution of economic benefits that remain insufficiently equitable, thereby creating the potential for social tension and conflict. Meanwhile, in interactions with tourists, ORVs tourism ethics are reflected in issues of comfort, safety, and price fairness, yet continue to face challenges related to operational safety and service quality. Overall, the ethics of ORVs tourism at Parangtritis Beach are formed as a dynamic and contextual social process, shaped by economic interests, market pressures within the tourism sector, and the moral awareness of tourism actors.

Kata Kunci : Etika pariwisata, Off-Road Vehicles (ORVs), Pantai parangtritis, pariwisata pesisir, pariwisata berkelanjutan.

  1. S2-2026-525379-abstract.pdf  
  2. S2-2026-525379-bibliography.pdf  
  3. S2-2026-525379-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2026-525379-title.pdf