Pengembangan dan Validasi Skala Divine Control in Islam Untuk Pekerja Muslim
Muhammad Zakiy, Dr. C. Budi Santoso, M.Bus; Prof. Dr. Reni Rosari, M.B.A; Prof. Dr. Heru Kurnianto Tjahjono, M.M.
2026 | Disertasi | DOKTOR PEREKONOMIAN ISLAM DAN INDUSTRI HALAL
sebagai alternatif atas konsep locus of control konvensional yang bersifat sekuler dan antroposentris. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (mixed methods) yang diawali dengan studi kualitatif melalui wawancara 10 pakar untuk merumuskan dimensi ikhtiyar (usaha aktif), tawakkul (ketergantungan penuh pada Allah), dan qadr (penerimaan ketetapan Ilahi), kemudian diikuti dengan validasi kuantitatif melalui tahap Exploratory Factor Analysis (EFA), Confirmatory Factor Analysis (CFA), serta uji validitas nomologis dengan total 1.579 sampel. Hasil penelitian berhasil mengonfirmasi 13 item pernyataan yang valid dan reliabel untuk mengukur skala divine control in Islam pada pekerja Muslim di Indonesia. Temuan pada uji nomologis menunjukkan bahwa religiusitas Islam merupakan prediktor kuat bagi divine control in Islam, di mana keyakinan terhadap kontrol Ilahi ini memberikan dukungan empiris dapat meningkatkan etika kerja Islam dan secara signifikan menurunkan perilaku kerja kontraproduktif. Secara praktis, skala ini dapat digunakan oleh manajer SDM dan pemimpin organisasi untuk memahami motivasi spiritual karyawan serta merancang strategi pengembangan karakter yang selaras dengan nilai-nilai Islam dalam sebuah perusahaan.
This study aims to develop and validate a theocentric
measurement instrument as an alternative to the conventional, secular and
anthropocentric concept of locus of control. This study employed a mixed
methods approach, beginning with a qualitative study through interviews with 10
experts to formulate the dimensions of ikhtiyar (active effort), tawakkul
(complete dependence on Allah), and qadr (acceptance of Divine Decree).
This was followed by quantitative validation through Exploratory Factor
Analysis (EFA), Confirmatory Factor Analysis (CFA), and nomological validity
testing with a total of 1,579 samples. The results confirmed the validity and
reliability of 13 items to measure the divine control in Islam scale among
Muslim workers in Indonesia. The findings of the nomological test indicate that
Islamic religiosity is a strong predictor of divine control in Islam, where
belief in divine control has been shown to enhance Islamic work ethics and
significantly reduce counterproductive work behaviors. Practically, this scale
can be used by HR managers and organizational leaders to understand employee
spiritual motivation and design character development strategies aligned with
Islamic values ??within a company.
Kata Kunci : Divine control in Islam, Ikhtiyar, Tawakkul, Qadr, Islamic locus of control