Laporkan Masalah

Pengaruh Kesibukan dan Keragaman Gender Dewan Direksi terhadap Penerapan Inovasi Hijau

Anak Agung Ngurah Krisnadeva, Fu'ad Rakhman, S.E., M.Sc., Ph.D., CA.

2025 | Tesis | S2 Ilmu Akuntansi/Akuntansi Terapan

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji hubungan pengaruh kesibukan dewan direksi yang diindikasikan dengan jumlah jabatan dewan dan keragaman gender dewan direksi terhadap penerapan inovasi hijau suatu perusahaan. Penelitian ini menggunakan perusahaan sektor industri manufaktur sebagai sampel. Perusahaan yang dijadikan sampel merupakan perusahaan yang beroperasi di Indonesia. Dalam menguji pengaruh langsung, peneliti menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil uji statistik menghasilkan bukti bahwa kesibukan dewan direksi berpengaruh negatif terhadap indeks inovasi hijau dan bangunan hijau, sedangkan inovasi proses hijau berpengaruh positif. Sedangkan keragaman gender berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap indeks inovasi hijau, inovasi proses hijau, dan bangunan hijau. Peneliti memberikan beberapa keterbaharuan dalam melakukan penelitian ini. Pertama, peneliti menggunakan indeks inovasi hijau dan bangunan hijau dalam bagian inovasi hijau. Kedua, peneliti menggunakan indikator ISO 14001 sebagai alat untuk mengukur adanya inovasi proses hijau. Keterbaharuan tersebut diharapkan memberikan refrensi baru sehingga lebih komprehensif terhadap penelitian dengan topik inovasi hijau di Indonesia.

This study aims to examine the effects of board busyness, proxied by the multiple directorships held by board members, and board gender diversity on the implementation of corporate green innovation. The study focuses on manufacturing firms operating in Indonesia as the research sample. To test the direct relationships among the variables, multiple linear regression analysis is employed. The empirical findings show that board busyness has a negative effect on the green innovation index and green building practices, but a positive effect on green process innovation. Meanwhile, board gender diversity has a positive but statistically insignificant effect on the green innovation index, green process innovation, and green building practices. This study offers two main contributions. First, it extends the measurement of green innovation by incorporating both the green innovation index and green building practices as its dimensions. Second, it uses ISO 14001 indicators to capture the presence of green process innovation. These contributions are expected to enrich the existing literature and provide a more comprehensive perspective for future research on green innovation in the Indonesian context.

Kata Kunci : Kesibukan Dewan Direksi, Keragaman Gender Dewan Direksi, Inovasi Hijau.

  1. S2-2025-490249-abstract.pdf  
  2. S2-2025-490249-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-490249-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-490249-title.pdf