Laporkan Masalah

Hubungan antara Kelas Sosial, Tingkat Pendidikan, Jenis Kelamin, dan Lokasi Wilayah Tempat Tinggal dengan Mobilitas Antargenerasi di Indonesia

Fuska Atomita Restu Arfines, Dr. Agus Joko Pitoyo, S.Si., M.A.; Dr. Dewi Haryani Susilastuti, M.Sc.; Dr. Evita Hanie Pangaribowo, SE, M.IDEC.

2026 | Disertasi | S3 STUDI KEBIJAKAN

Disertasi ini menganalisis dinamika mobilitas sosial antargenerasi di Indonesia serta faktor-faktor struktural yang memengaruhinya, meliputi kelas sosial, tingkat pendidikan, lokasi wilayah tempat tinggal, dan jenis kelamin. Penelitian menggunakan data sekunder Indonesian Family Life Survey (IFLS) dengan klasifikasi kelas sosial berbasis Klasifikasi Baku Jenis Pekerjaan Indonesia (KBJI). Analisis dilakukan melalui mobilitas absolut, mobilitas relatif, dan analisis kausal menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) untuk memperoleh gambaran komprehensif perubahan struktur sosial lintas generasi. Hasil menunjukkan peningkatan mobilitas sosial absolut pada kohor kelahiran yang lebih muda, disertai dinamika perubahan struktur kelas. Mobilitas pendidikan didominasi pergerakan vertikal naik, meskipun ketimpangan masih bertahan. Analisis kausal menegaskan bahwa pekerjaan orang tua, pendidikan anak, dan lokasi tempat tinggal berpengaruh signifikan terhadap peluang mobilitas naik, dengan pendidikan sebagai jalur paling konsisten. Anak di wilayah perkotaan memiliki peluang mobilitas lebih tinggi dibandingkan pedesaan, mencerminkan ketimpangan spasial. Pengaruh gender tidak dimediasi oleh pendidikan melainkan oleh struktur pasar kerja. Secara keseluruhan, hasil menegaskan bahwa peningkatan mobilitas sosial antargenerasi di Indonesia tidak terdistribusi merata dan sangat ditentukan oleh interaksi antara pendidikan, kelas asal, lokasi wilayah, dan struktur pasar kerja.

This dissertation analyzes the dynamics of intergenerational social mobility in Indonesia and the structural factors that shape it, including social class, educational attainment, residential location, and gender. The study uses secondary data from the Indonesian Family Life Survey (IFLS) with a social class classification based on the Indonesian Standard Classification of Occupations (KBJI). The analysis combines absolute mobility, relative mobility, and causal modeling using Structural Equation Modeling (SEM) to provide a comprehensive picture of cross-generational social structural change. The findings indicate an increase in absolute intergenerational mobility among younger birth cohorts, accompanied by dynamic shifts in class structure. Educational mobility is dominated by upward vertical movement, although inequality persists. Causal analysis confirms that parental occupation, children’s education, and residential location significantly affect upward mobility opportunities, with education serving as the most consistent pathway. Children living in urban areas have higher mobility prospects than those in rural areas, reflecting spatial inequality in opportunity structures. Gender effects are mediated not by education but by labor market structures. Overall, the results show that rising intergenerational mobility in Indonesia is unevenly distributed and strongly shaped by the interaction between education, social origin, spatial context, and labor market structures.

Kata Kunci : mobilitas sosial antargenerasi, kelas sosial, pendidikan, wilayah, gender.

  1. S3-2026-453441-abstract.pdf  
  2. S3-2026-453441-bibliography.pdf  
  3. S3-2026-453441-tableofcontent.pdf  
  4. S3-2026-453441-title.pdf