Strategi kelangsungan hidup rumah tangga korban gempa di desa Segarayasa Kecamatan Pleret Kabupaten Bantul
Wheny Aristanti, Drs. Alip Sontosudarmo, M.S.; Agus Joko Pitoyo, S.Si.,M.Si.
2007 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANPenelitian berjudul "Strategi Kelangsungan Hidup Rumah Tangga Korban Gempa di Desa Segarayasa Kecamatan Pleret Kabupaten Bantul" ini merupakan penggabungan metode kuantitatif dan kualitatif. Pemilihan lokasi dilakukan secara purposive mengacu pada tujuan penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak gempa terhadap karakteristik fisik, sosial, demografi, dan ekonomi rumah tangga sekaligus untuk mengetahui strategi yang ditempuh dalam menjaga kelangsungan hidup rumah tangga. Unit analisis berupa rumah tangga korban gempa. Pemilihan terhadap 25 informan dilakukan secara acak sederhana. Data diperoleh melalui wawancara mendalam mengacu pada check- list yang telah disediakan. Teknik analisis yang digunakan berupa analisis deskriptif menggunakan tabel frekuensi dan tabel silang yang diolah dengan bantuan perangkat SPSS 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gempa 27 Mei 2006 berdampak pada kondisi rumah tangga yang menimbulkan perubahan karakteristik fisik, sosial, demografi, dan ekonomi rumah tangga. Perubahan ini melahirkan pilihan strategi sebagai upaya mempertahankan kelangsungan hidup. Dalam penelitian ini diungkapkan bahwa jaringan sosial informal yang dibentuk oleh rumah tangga berperan penting dalam menjaga kelangsungan hidup. Sebesar 72 persen rumah tangga yang diteliti melakukan pinjaman. Pada rumah tangga dengan status ekonomi rendah, banyaknya rumah tangga yang melakukan pinjaman makin besar. Perubahan karakteristik fisik ditunjukkan dengan rendahnya kualitas rumah dan lingkungan (44 persen). Ditemukannya rumah tangga dengan tingkat kerusakan terparah, yaitu pada kondisi bangunan rumah rata tanah sebesar 56 persen. Pemerintah dan LSM terus berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan rumah tangga korban gempa melalui berbagai program pemberdayaan yang diharapkan akan membantu perekonomian rumah tangga
The research with the title "Life Progress Strategy of Earthquake Victim's Household at Segarayasa Village Pleret Sub-district Bantul Regency" is a joining method from both quantitative and qualitative method. Choosed the location purposively is refer to research purpose. This research purpose is to know about take care of household life progress strategy. The analysis unit are earthquake victim's household. The election toward 25 informan done simply randomly. The data is required by deeply interview that refer to provided check-list. The analysis technique is descriptive analysis using frequency table and cross table processed by SPSS 12. The result shows that May 27th 2006 earthquake effected the household condition which change the physically characteristic, social, demography, and household economy. The change was born the strategy selection as an effort to defend the life progress. This research reveal that informal social connection which built by household, having an important role inside of take care the life progress. About 72 percent of household that examined is have the loan. In the household with low economy status, the loan did by the household became lot and lot. Physically characteristic changing is showed by the lowest of both house quality and environment (44 percent) discovered household with the highest level of destruction, that is house building with condition is flat with the land is about 56 percent. Both government and LSM are still trying to increase the prosperity of earthquake victim's household through the various endeavor program that could help the household economy
Kata Kunci : rumah tangga, strategi kelangsungan hidup, korban gempa,household, life progress strategy, earthquake victim